Program 3 Juta Rumah Tingkatkan Kepuasan Publik ke Prabowo, Survei Ungkap

- Sabtu, 08 November 2025 | 19:50 WIB
Program 3 Juta Rumah Tingkatkan Kepuasan Publik ke Prabowo, Survei Ungkap

Program Tiga Juta Rumah Tingkatkan Kepuasan Publik Terhadap Presiden Prabowo

Jakarta - Program Tiga Juta Rumah yang dijalankan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (Kemenpera) terbukti memberikan dampak signifikan terhadap tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo. Hal ini terungkap dari hasil survei terbaru Indikator Politik Indonesia.

Kreativitas Menteri Maruarar Sirait Atasi Tantangan Pendanaan

Burhanuddin Muhtadi, Founder dan Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia, mengungkapkan keberhasilan program perumahan ini tidak lepas dari inovasi Menteri Maruarar Sirait dalam mengatasi keterbatasan anggaran.

"Maruarar Sirait bekerja mewujudkan program 3 Juta Rumah Rakyat dengan kreatif. Beliau berjuang mencari pendanaan sendiri karena dana APBN yang dialokasikan untuk kementeriannya sangat kecil. Keberhasilan implementasi ini, meski dengan keterbatasan anggaran, yang menjadikan dampak program ini luar biasa," jelas Burhanuddin.

Korelasi Positif dengan Kepuasan terhadap Kinerja Presiden

Survei yang bertajuk 'Evaluasi Publik Atas Kinerja Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran' menunjukkan hasil yang signifikan. Dari kelompok responden yang mengetahui program Tiga Juta Rumah, sebanyak 51,8% menyatakan puas hingga sangat puas dengan kinerja pemerintah.

"Yang lebih krusial, Program Tiga Juta Rumah terbukti memiliki korelasi kuat dengan kepuasan kinerja Presiden," tegas Burhanuddin dalam pemaparan hasil survei tersebut.

Metodologi Survei Indikator Politik Indonesia

Survei ini dilakukan secara tatap muka pada periode 20-27 Oktober 2025, dengan melibatkan 1.220 responden dan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen. Temuan ini menunjukkan program perumahan menjadi salah satu pendorong utama naiknya kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar