Soeharto Layak Jadi Pahlawan Nasional? Dosen Bali Ungkap Alasan Mengejutkan

- Sabtu, 08 November 2025 | 03:10 WIB
Soeharto Layak Jadi Pahlawan Nasional? Dosen Bali Ungkap Alasan Mengejutkan

Soeharto Layak Jadi Pahlawan Nasional? Dosen Bali Ungkap Alasannya

Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Dwijendra Bali, Ni Made Adi Novayanti, menyatakan bahwa mantan Presiden Soeharto layak menerima gelar pahlawan nasional. Menurutnya, penilaian terhadap kepemimpinan Soeharto harus dilakukan secara objektif.

"Bapak Soeharto memimpin selama puluhan tahun sehingga kita juga harus melihat apa yang sudah dibangun oleh beliau. Jadi, berhak juga beliau untuk diberikan gelar tersebut," tegas Ni Made pada Kamis (6/11).

Meski mengakui adanya pro dan kontra dalam rencana pemberian gelar pahlawan nasional untuk Soeharto, Novayanti menekankan bahwa masyarakat tidak boleh melupakan jasa-jasanya selama memimpin Indonesia.

Pendapat serupa disampaikan oleh dosen Manajemen Universitas Udayana Bali, I Gede Nandya Oktora, yang mengingatkan pentingnya menghargai jasa pemimpin terdahulu. "Yang jelas, kita tidak boleh melupakan sejarah dan jasa beliau," ujar Nandya.

Wacana pengangkatan Soeharto sebagai pahlawan nasional semakin menguat setelah Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, secara resmi menemui Presiden Prabowo Subianto untuk mengajukan permohonan tersebut. "Dengan penuh harapan lewat mekanisme rapat DPP Partai Golkar, kami sudah mengajukan Pak Harto sebagai pahlawan nasional," jelas Bahlil di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (3/11).

Proses pengajuan ini semakin konkret setelah Ketua Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) Fadli Zon mengungkapkan telah menyerahkan 49 nama calon pahlawan nasional, termasuk Soeharto, kepada Presiden Prabowo pada 5 November 2025.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar