Ternyata Ini Capaian Mengejutkan Program MBG Prabowo-Gibran di Tahun Pertama!

- Minggu, 19 Oktober 2025 | 18:50 WIB
Ternyata Ini Capaian Mengejutkan Program MBG Prabowo-Gibran di Tahun Pertama!

Program MBG: Capaian Besar Makan Bergizi Gratis di Tahun Pertama

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjadi salah satu pencapaian positif dalam satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Program ini berhasil mewujudkan tiga misi sekaligus: sosial, kesehatan, dan ekonomi dalam sebuah gerakan nasional yang menyeluruh.

Investasi Jangka Panjang untuk Generasi Indonesia

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan bahwa Program MBG bukan sekadar tentang menyediakan makan siang. "Ini adalah investasi jangka panjang untuk mencetak generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan produktif," ujarnya.

Data terbaru dari BGN menunjukkan skalanya yang masif: lebih dari 1,1 miliar porsi makanan bergizi telah didistribusikan kepada masyarakat. Program ini telah menjangkau 35,4 juta penerima manfaat, termasuk anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui di seluruh Indonesia.

Dampak Ekonomi dan Penciptaan Lapangan Kerja

Di luar aspek kesehatan, MBG terbukti menjadi motor penggerak ekonomi rakyat. Hingga Oktober 2025, tercatat lebih dari 11.570 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi aktif, bahkan hingga ke daerah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T).

Keberadaan SPPG ini telah menciptakan 394.748 lapangan kerja baru, yang menyerap tenaga dari berbagai sektor seperti petani, peternak, hingga penyaji makanan. Presiden Prabowo memperkirakan angka ini dapat meningkat hingga 1,5 juta tenaga kerja baru pada awal tahun 2026.

Dukungan untuk UMKM dalam Rantai Pasok MBG

Keterlibatan UMKM dalam program ini juga sangat signifikan. Kementerian UMKM mencatat ribaan pelaku UMKM terlibat dalam rantai pasok MBG. Sebanyak 85 persen dari total anggaran program dialokasikan khusus untuk pengadaan bahan baku dari sektor pertanian, perikanan, dan perkebunan.

Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM, Riza Damanik, menyatakan komitmennya: "Kami ingin memastikan minimal 60 persen bahan baku MBG berasal dari produk UMKM. Ini adalah langkah nyata agar manfaat ekonomi dirasakan langsung oleh masyarakat."

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler