Kunjungan mendadak ini langsung memantik spekulasi. Peneliti politik dan media, Buni Yani, misalnya, mencurigai ada kaitan dengan isu yang sedang panas.
Begitu tulisnya di akun Facebook pribadi, Senin (29/12). Ia merujuk pada kasus ijazah UGM yang terus dikulik oleh Roy Suryo dan kawan-kawan. Pertemuan tertutup di hari Sabtu itu, di mata sebagian pengamat, bukan sekadar silaturahmi biasa. Ada nuansa politis yang terasa mengendap.
Memang, Pratikno bukan orang baru di lingkaran Jokowi. Ia pernah menjabat sebagai Menteri Sekretaris Negara di era kepresidenan sebelumnya. Hubungan keduanya sudah terjalin lama. Namun begitu, timing kunjungan ini di tengah hiruk-pikuk isu tertentu tentu mengundang tanya.
Semuanya masih berupa pertanyaan. Pratikno diam. Jokowi juga. Hanya senyum, topi putih, dan langkah cepat yang menjadi penanda sore itu.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Percepat Regulasi PPPK untuk 630 Ribu Guru Madrasah
Koordinator KKN UGM 1985 Klaim Tak Kenal Joko Widodo
Rocky Gerung Soroti Rp17 Triliun untuk Dewan Perdamaian Trump: Harga Sebuah Buku dan Nyawa Anak di NTT
Himpunan Mahasiswa Al Washliyah Desak Prabowo Tindak Tegas Erick Thohir