Kemunculan mereka di prosesi penobatan Raja Charles III di London, Mei 2023, lalu menarik perhatian dunia. Pasangan ini jarang terlihat bersama di depan umum. Momen mereka berjalan bergandengan tangan di Westminster Abbey langsung jadi buah bibir, dilihat banyak orang sebagai simbol keharmonisan dan kekuatan baru keluarga kerajaan Thailand.
Tak Cuma Protokoler, Tapi Jadi Atlet Sungguhan
Olahraga bagi Ratu Suthida bukan sekadar hobi. Ia serius. Selain rutin lari, ia punya keahlian khusus di olahraga layar. Pada ajang bergengsi 37th Phuket King's Cup Regatta, ia mengambil peran krusial sebagai navigator. Posisi ini butuh keahlian membaca angin dan menentukan rute di laut bukan tugas mudah.
Baru-baru ini, ia juga menyelesaikan lomba half marathon sejauh 21 kilometer. Waktunya? 2 jam 13 menit 40 detik. Yang menarik, ia lari didampingi legenda marathon dunia, Eliud Kipchoge. Cukup mengesankan.
Menuju SEA Games 2025
Kabar resminya, Ratu Suthida akan berlaga di cabang layar SEA Games 2025 yang digelar di Thailand, Desember nanti. Persiapan sudah dimulai dengan latihan intensif bersama tim nasional akhir November lalu.
Komitmennya jelas: ia ingin berkontribusi untuk perkembangan olahraga layar di tanah airnya. Di sisi lain, partisipasinya tentu jadi magnet perhatian tersendiri bagi ajang tersebut.
Bagi yang penasaran ingin menyaksikan, siarannya bisa diikuti lewat beberapa stasiun televisi dan platform streaming. Sorotan terhadap dirinya kini bukan lagi sekadar sebagai ratu, tapi sebagai atlet yang punya dedikasi dan kemampuan nyata.
Dari pramugari, perwira militer, hingga permaisuri yang kini siap bertanding di tingkat regional. Perjalanan Ratu Suthida memang tak biasa.
Artikel Terkait
Tetangga Cekik dan Gorok Ibu, Bocah 6 Tahun Ditemukan Tewas Tenggelam di Ember
Vape dan Whip Pink: Bom Waktu Kesehatan yang Bersembunyi di Balik Kemasan Akrab
Dari Tuduhan Spons ke Kediaman Gubernur: Kisah Pedagang Es Gabus yang Berbalik Nasib
Kengerian di Dusun Pengkol: Bocah Tewas Tenggelam, Ibu Kritis Usai Perampokan Sadis