Tak hanya digunakan untuk kendaraan listrik,
baterai ini juga ditujukan untuk proyek komersial lainnya, termasuk peralatan elektronik.
Proyek ini sejalan dengan investasi Tesla di China,
yang sebelumnya telah membangun pabrik otomotif dan meluncurkan produk kendaraan listrik Model 3 dan Model Y.
Baca Juga: Manis Pahit dalam Seteguk, Resep Es Teh Legit Minuman yang Memikat Lidah
Keberadaan pabrik Megapack merupakan respons strategis Tesla untuk memperkuat posisinya
di pasar mobil listrik (EV) dan merambah ke sektor energi baru yang lebih besar di China.
Langkah Tesla ini menjadi sinyal kuat bahwa perusahaan ini bersiap untuk bersaing
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: suaramerdeka.com
Artikel Terkait
DFSK Pamerkan Super Cab dengan Crane dan Gelora E Listrik di Giicomvec 2024
Jeep Indonesia Luncurkan Wrangler dan Gladiator Facelift 2026 di Hari 4x4
Australia Catat Sejarah: Impor Mobil dari China Kalahkan Jepang untuk Pertama Kali
WhatsApp Uji Coba Aplikasi Mandiri untuk CarPlay