Geliat Otomotif 2026: Gelombang Mobil Listrik dan Hybrid Siap Serbu Pasar Indonesia

- Sabtu, 03 Januari 2026 | 20:00 WIB
Geliat Otomotif 2026: Gelombang Mobil Listrik dan Hybrid Siap Serbu Pasar Indonesia

JAKARTA – Industri otomotif kita sepertinya baru saja menarik napas setelah riuh rendah 2025. Eh, sudah harus bersiap lagi. Babak baru segera dimulai di tahun 2026 ini, dengan berbagai pabrikan sibuk ancang-ancang mempersiapkan produk terbaru mereka. Pertanyaannya, mobil baru apa saja yang bakal meramaikan pasar Indonesia tahun ini?

Yang menarik, gelombang baru ini nggak cuma didominasi merek Jepang yang sudah jadi langganan. Pabrikan China dan brand global lainnya juga ikut meramaikan. Mulai dari mobil keluarga, SUV, sampai kendaraan listrik, semuanya disiapkan buat memikat hati konsumen di Tanah Air. Persaingan bakal seru nih.

Nah, buat Anda yang penasaran, berikut ini bocoran beberapa mobil yang diprediksi bakal meluncur di Indonesia sepanjang 2026.

Daihatsu, misalnya. Mereka diperkirakan akan menghadirkan Xenia Hybrid sebagai pasangan dari Toyota Veloz Hybrid yang sudah lebih dulu ada. Kalau jadi, ini bakal jadi mobil hybrid kedua Daihatsu di sini. Kesiapan pabrik mereka dalam merakit kendaraan elektrifikasi bikin peluang produksi lokal makin terbuka. Targetnya jelas: keluarga yang pengen mobil irit, ramah lingkungan, tapi harganya tetap bersahabat.

Di sisi lain, Toyota tampaknya belum puas. Mereka akan kembali memperkuat lini SUV-nya dengan menghadirkan RAV4 generasi terbaru. Untuk model 2026, RAV4 ini disiapkan dengan opsi hybrid dan plug-in hybrid. Varian hybridnya mengandalkan mesin bensin 2.5 liter yang dijanjikan tetap responsif tapi efisien. Fitur keselamatan Toyota Safety Sense terbaru jadi nilai jual utama. Rupanya, kesuksesan Veloz Hybrid tahun lalu bikin Toyota semangat untuk merilis deretan hybrid lainnya.

Lalu ada Suzuki. Brand ini akhirnya resmi masuk ke era mobil listrik murni lewat e Vitara. SUV listrik ini jadi BEV global pertama Suzuki, dibangun di atas platform khusus bernama HEARTECT-e. Dengan desain modern dan dimensi yang kompak, e Vitara diprediksi bakal bikin persaingan di segmen SUV listrik kompak makin ketat. Mereka juga kemungkinan bakal menyegarkan beberapa model yang sudah ada.

Mitsubishi? Nama Xpander Hybrid kembali mencuat dalam daftar prediksi. Popularitas Xpander sebagai MPV andalan keluarga bikin versi hybridnya sangat dinantikan. Tapi, menurut kabar, Mitsubishi masih melakukan kajian mendalam soal kesiapan pasar. Jadi, kita tunggu saja keputusannya.

Pabrikan China juga tak mau ketinggalan. BYD misalnya, sudah memastikan akan menghadirkan beberapa model baru, baik listrik murni (BEV) maupun plug-in hybrid (PHEV). Tiga nama yang santer disebut adalah BYD Sealion 08, BYD Seal 08, dan Denza Z9 GT.

Sealion 08 diposisikan sebagai SUV listrik tujuh penumpang dengan kabin yang lega. Seal 08 hadir sebagai penyempurnaan sedan listrik, tetap mengandalkan Blade Battery yang terkenal aman dan awet.

Sementara Denza Z9 GT tampil lebih premium dan futuristik. Fitur uniknya, seperti ‘crab mode’ untuk manuver ekstrem, pasti bakal jadi bahan pembicaraan.

Chery juga punya rencana besar. Mereka berencana memboyong Omoda O4, SUV entry-level dengan desain futuristik ala Cyber Mecha. Mobil ini jelas menyasar konsumen muda yang suka personalisasi tinggi. Menariknya, Omoda O4 akan tersedia dalam berbagai pilihan mesin, dari bensin sampai EV. Chery Group juga dikabarkan akan merilis model baru lain dan membawa brand anyar bernama iCaur.

BAIC tak kalah sibuk. Mereka menyiapkan setidaknya tiga model: BJ81, BJ40 Pro, dan Arcfox T1. BJ81 tampil gagah dengan pendekatan elektrifikasi REEV. BJ40 Pro mengusung teknologi plug-in hybrid untuk kebutuhan off-road yang lebih efisien. Sementara Arcfox T1 hadir sebagai hatchback listrik ringkas yang menyasar konsumen urban pemula EV.

MG, yang sudah cukup familiar di sini, juga tak mau diam. Rencananya, mereka akan menghadirkan empat produk baru. Salah satunya adalah MG S5 EV, SUV listrik kompak yang sudah lebih dulu meluncur di pasar global. Kehadirannya di Indonesia dipastikan bakal bersaing langsung dengan BYD Atto 3 dan Chery Omoda E5.

Melihat panjangnya daftar ini, trennya sudah jelas: 2026 akan didominasi oleh teknologi elektrifikasi. Tapi, pabrikan-pabrikan itu nggak buta. Mereka tetap memberi ruang bagi mesin konvensional dan hybrid, karena paham betul kebutuhan dan karakter konsumen Indonesia itu beragam.

Dan ini belum selesai. Masih ada nama-nama lain seperti Hyundai, Wuling, Citroen, GWM, Nissan, Ford, hingga Polytron yang dipastikan juga menyimpan kejutan untuk tahun 2026. Jadi, siap-siap saja, pasar otomotif kita tahun ini bakal sangat ramai.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar