FA Gelar Tinjauan Kinerja Tuchel Usai Inggris Tersingkir dari Piala Dunia

- Jumat, 17 Juli 2026 | 11:00 WIB
FA Gelar Tinjauan Kinerja Tuchel Usai Inggris Tersingkir dari Piala Dunia

Kekalahan Inggris dari Argentina di semifinal Piala Dunia memicu reaksi keras terhadap taktik Thomas Tuchel. Asosiasi Sepak Bola (FA) berencana melakukan tinjauan menyeluruh terhadap kinerja pelatih asal Jerman itu serta kampanye tim secara keseluruhan.

Tuchel mendapat kritik tajam setelah Inggris kalah 2-1 dari Argentina. Sempat unggul lewat gol Anthony Gordon, timnya runtuh akibat dua gol cepat Lionel Messi yang membalikkan keadaan. Hasil itu membuat Inggris gagal mencapai final Piala Dunia pertama mereka sejak 1966.

Menurut laporan The Times, FA tetap mendukung Tuchel, tetapi akan mengevaluasi semua aspek turnamen. John McDermott dan departemen teknis akan memimpin tinjauan tersebut. Masih harus dilihat apakah dukungan terhadap Tuchel akan bertahan setelah evaluasi selesai.

Meskipun Tuchel membawa Inggris ke semifinal Piala Dunia keempat dalam sejarah dan meraih kemenangan gemilang atas Meksiko di Stadion Azteca, performa tim kerap dikritik. Beberapa bulan sebelum Piala Dunia, ia menandatangani perpanjangan kontrak dua tahun hingga Euro 2028. Kepala eksekutif FA Mark Bullingham mengungkapkan bahwa ada klausul terkait performa dalam perjanjian tersebut.

Wayne Rooney termasuk yang menyoroti Tuchel sebagai penyebab utama kekalahan. Banyak pihak menilai Inggris terlalu cepat bertahan setelah unggul. Namun, ketika ditanya apakah ia masih orang yang tepat untuk memimpin Inggris ke Euro 2028, Tuchel menjawab tegas.

“Ya, 100 persen. Masih ada banyak hal yang perlu ditingkatkan, dan saya sangat senang melakukannya. Saya menyukai berada di sini. Saya menyukai setiap hari,” katanya.

“Setelah pertandingan melawan Norwegia, saya mengatakan bahwa saya melihat adanya ketidaksesuaian antara apa yang saya lihat dalam latihan dan dalam pertandingan. Saya pikir kita bisa lebih menguasai bola. Saya masih berpikir kita bisa menunjukkan betapa bagusnya kita sebagai pemain sepak bola. Saya pikir itu masih ada dalam diri kita, seperti yang saya lihat dalam latihan dan di setiap kamp pelatihan. Dan di sini juga di Piala Dunia,” ujarnya.

“Saya masih merasa ada level tambahan yang perlu kita taklukkan dan perlu kita tingkatkan ke level berikutnya untuk mendapatkan hadiah besar,” tandasnya.

Inggris masih harus menjalani pertandingan perebutan tempat ketiga melawan Prancis pada hari Minggu.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags