Sadio Mane, kapten tim nasional Senegal dan penyerang Al-Nassr, resmi mengakhiri karier internasionalnya. Keputusan ini diumumkan setelah Senegal tersingkir dari Piala Dunia 2026 pada babak 32 besar usai dikalahkan Belgia dengan skor 3-2.
Pemain berusia 33 tahun itu meninggalkan warisan gemilang bersama Singa Teranga. Selama bertahun-tahun, ia menjadi salah satu bintang sepak bola Afrika yang paling menonjol, membawa Senegal meraih gelar Piala Afrika 2021 dan tampil di Piala Dunia 2018 dan 2022.
Dalam pernyataan resmi yang dikutip media Senegal, Le Quotidien, Mane menyampaikan pesan emosional kepada para penggemar. "Saya tahu bahwa saya telah memberikan semua yang saya miliki untuk bendera ini, dan saya telah mengorbankan segalanya untuk Senegal, dan saya telah mengerahkan segala upaya untuk membuat rakyat kita bahagia," ujarnya.
"Dukungan dan kepercayaan para penggemar kepada saya adalah sumber kekuatan dan motivasi untuk mencapai semua yang telah kita raih, dan saya akan selalu berterima kasih atas hubungan ini yang akan tetap berakar kuat di hati saya," tambahnya.
Meski pensiun sebagai pemain, Mane tidak menutup kemungkinan untuk tetap mengabdi pada sepak bola Senegal. Ia mengindikasikan keinginannya untuk mewariskan pengalaman kepada generasi mendatang. "Saya dengan bangga akan mengabdikan pengalaman saya untuk negara saya, baik melalui pekerjaan di staf teknis, sebagai pelatih, atau melalui peran administratif apa pun yang melayani masa depan sepak bola di Senegal. Hidup Senegal!" pungkasnya.
Artikel Terkait
Belgia Bangkit dari Ketinggalan Dua Gol, Kalahkan Senegal 3-2
Belgia Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol, Kalahkan Senegal 3-2 di Perpanjangan Waktu
Comeback Dramatis Belgia, Singkirkan Senegal Lewat Penalti di Babak 32 Besar
Belgia Bangkit dari Ketertinggalan Dua Gol, Tumbangkan Senegal Lewat Extra Time