PSIS Semarang resmi mendatangkan bek kiri berpengalaman, Abduh Lestaluhu, untuk memperkuat skuad menjelang kompetisi musim 2026/2027. Kehadiran mantan pemain Timnas Indonesia itu diharapkan menambah kualitas dan pengalaman di sektor pertahanan Mahesa Jenar yang tengah membidik promosi ke Super League.
Abduh bukan nama asing di sepak bola nasional. Bek kelahiran Ambon tersebut pernah menjadi andalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2016 dan 2018. Ia juga memiliki perjalanan karier panjang bersama sejumlah klub besar Indonesia, sehingga dinilai mampu menjadi pemimpin di ruang ganti.
Asisten Manajer PSIS Semarang, Moch Reza Handhika, mengatakan keputusan merekrut Abduh didasarkan pada pengalaman dan kualitas yang telah dibuktikan pemain berusia 32 tahun itu selama berkarier.
"Selamat datang kepada Abduh Lestaluhu di keluarga besar PSIS Semarang," kata Reza.
Menurutnya, Abduh memiliki karakter bermain kuat, pengalaman bertanding matang, serta mental kompetitif yang dibutuhkan tim untuk menghadapi musim panjang.
"Karakter bermain, pengalaman, serta mental bertanding yang dimilikinya kami harapkan dapat memberikan dampak positif bagi tim," ujarnya.
Manajemen berharap proses adaptasi sang pemain berjalan cepat sehingga ia bisa segera menjadi bagian penting dalam skema permainan. Selain memperkuat lini belakang, kehadiran Abduh juga diharapkan membimbing para pemain muda.
"Dan bersama-sama membantu PSIS mencapai target utama yaitu promosi ke Super League," tambah Reza.
Abduh Lestaluhu mengaku antusias memulai petualangan barunya bersama Mahesa Jenar. Baginya, bergabung dengan PSIS menjadi kesempatan untuk kembali membela klub asal Jawa Tengah sekaligus membantu tim mengembalikan posisinya di kasta tertinggi.
"Senang bisa kembali membela tim di Jawa Tengah. PSIS punya sejarah panjang dan merupakan salah satu tim besar. Semoga saya bisa berkontribusi untuk PSIS mewujudkan target utama yaitu promosi ke Super League," ujar Abduh.
Kedatangan Abduh menjadi bagian dari langkah aktif PSIS di bursa transfer musim ini. Sebelumnya, Mahesa Jenar juga telah mendatangkan sejumlah pemain baru. Meski gagal memulangkan Pratama Arhan yang memilih Persija Jakarta, manajemen memastikan proses pembentukan tim tetap berjalan sesuai rencana. Pengalaman Abduh diyakini mampu menutup kebutuhan di sektor bek kiri sekaligus memberikan stabilitas bagi lini pertahanan.
Dengan kombinasi pemain senior dan talenta muda, PSIS berharap memiliki fondasi tim yang lebih kuat untuk menghadapi musim 2026/2027. Kini, tantangan berikutnya adalah membuktikan kualitas tersebut di lapangan. Kehadiran Abduh Lestaluhu diharapkan menjadi salah satu faktor penting dalam upaya promosi ke Super League.
Artikel Terkait
Yoyok Sukawi Kecewa Pratama Arhan Ingkar Janji, Gabung Persija
PSIS Semarang Bangun Tim Baru, Target Kembali ke Kasta Tertinggi
Hamka Hamzah Mulai Tugas Baru sebagai Asisten Pelatih PSIS Semarang