Portugal menghadapi tekanan besar di Grup K setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan DR Congo pada laga perdana. Cristiano Ronaldo dan skuad As Seleção kini berjuang menghindari kegagalan dini di Piala Dunia 2026.
Krisis Awal Portugal di Grup K
Grup K menjadi salah satu grup paling kompetitif di Piala Dunia edisi kali ini. Kolombia memimpin klasemen setelah mengalahkan Uzbekistan 3-1 dan mengantongi tiga poin.
Portugal memulai turnamen dengan hasil yang mengecewakan. Mereka hanya mampu mengamankan satu poin dari laga kontra DR Congo di Houston.
Ronaldo yang kini berusia 41 tahun belum menunjukkan ketajaman di depan gawang. Dalam laga perdana, kapten Portugal itu gagal mencatatkan namanya di papan skor.
Kritik dan Sikap Kubu Portugal
"Kritik terhadap Portugal dan Ronaldo tidak sepenuhnya adil. Tim ini masih dalam proses menemukan ritme permainan terbaiknya," ujar Roberto Martínez, pelatih kepala Portugal, dalam konferensi pers usai laga kontra DR Congo, Sabtu (20/6).
Martínez mewarisi skuad yang sedang dalam masa transisi. Beberapa pemain kunci seperti Bernardo Silva dan Diogo Costa tampil solid, tetapi lini depan masih mencari ketajaman.
Portugal datang ke Amerika Utara dengan status favorit. Namun, panggung Piala Dunia kerap menjadi ujian berat bagi tim yang bertumpu pada satu figur sentral.
Proyeksi ke Babak 32 Besar
Sisa laga di Grup K menjadi penentu nasib Portugal. Mereka harus mengamankan kemenangan di pertandingan tersisa untuk menjaga peluang lolos.
Kolombia menjadi lawan paling berat di grup ini. Los Cafeteros datang dengan kepercayaan diri tinggi usai kemenangan meyakinkan di laga perdana.
Ronaldo hampir pasti menjalani Piala Dunia terakhirnya. Kegagalan kali ini akan menjadi akhir pahit bagi salah satu pemain terbesar dalam sejarah turnamen.
Artikel Terkait
Alfeandra Dewangga Resmi Tinggalkan Persib Bandung Usai Musim 2025-2026
Skuad Garuda Siap Hadapi Thailand di AVC Men's Volleyball Cup 2026, Fauzan Nibras Jadi Senjata Andalan
Skuad Garuda Siap Hadapi Thailand di AVC Men's Volleyball Cup 2026, Fauzan Nibras Jadi Senjata Andalan
Skuad Garuda Siap Hadapi Thailand di AVC Men's Volleyball Cup 2026, Fauzan Nibras Jadi Senjata Andalan