Alwi Farhan Tembus 10 Besar Dunia Usai Juara Australian Open 2026

- Rabu, 17 Juni 2026 | 09:30 WIB
Alwi Farhan Tembus 10 Besar Dunia Usai Juara Australian Open 2026

Kemenangan Alwi Farhan di Australian Open 2026 tidak hanya mengharumkan nama bangsa, tetapi juga mendongkrak posisinya di papan atas peringkat dunia. Tunggal putra Indonesia itu sukses menembus jajaran sepuluh besar BWF untuk pertama kalinya dalam kariernya, sebuah loncatan signifikan setelah merebut gelar Super 500 keduanya.

Pada final yang berlangsung Minggu (14/6/2026), Alwi tampil dominan dengan mengalahkan wakil China, Dong Tian Yao, dalam dua gim langsung 21-13, 21-13. Kemenangan ini melengkapi suksesnya di Indonesian Masters 2026, sekaligus menjadi tiket emas untuk menembus elit dunia.

“Meraih gelar juara di Australian Open 2026 adalah pencapaian luar biasa yang membuktikan kemampuan saya bersaing di level tertinggi,” ujar Alwi Farhan.

Dengan torehan ini, Alwi menyusul dua pebulu tangkis seangkatan yang lebih dulu masuk Top 10, yakni Alex Lanier yang menempati peringkat ketujuh dan Victor Lai di peringkat kesembilan. Di dalam negeri, ia kini menemani Jonatan Christie sebagai wakil Indonesia di jajaran sepuluh besar tunggal putra dunia.

Di sisi lain, Mohammad Zaki Ubaidillah, yang akrab disapa Ubed, juga mencatatkan kemajuan pesat. Peringkatnya melesat sembilan anak tangga dari posisi 35 ke 26 setelah mencapai semifinal di turnamen yang sama. Hasil ini membuka peluang baginya untuk tampil di turnamen level Super 750 dan Super 1000 tanpa harus bergantung pada daftar cadangan seperti sebelumnya.

Ubed melangkah ke semifinal setelah menyingkirkan salah satu unggulan asal Hong Kong, Lee Cheuk Yiu, di babak 16 besar. Namun, langkahnya terhenti setelah harus mengakui keunggulan Dong Tian Yao melalui pertarungan tiga gim ketat dengan skor 19-21, 21-9, 18-21.

Sayangnya, Ubed harus absen di Macau Open 2026 karena kondisi kesehatan yang menurun pasca bertanding di Australia. Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) menyebutkan bahwa Ubed terserang flu dan demam sehingga tidak memungkinkan untuk bertanding.

Sementara itu, di sektor ganda putra, pasangan Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin harus merosot dari peringkat sepuluh besar ke posisi 12. Penurunan ini terjadi akibat absennya mereka di Australian Open 2026, padahal tahun lalu pasangan ini berhasil menjadi juara di ajang yang sama, sehingga kehilangan banyak poin pertahanan.

Meski demikian, Indonesia tetap mempertahankan lima wakil di jajaran Top 10 BWF yang tersebar di tiga sektor berbeda. Hal ini menandakan kekuatan dan kedalaman talenta bulu tangkis nasional yang terus berkembang secara konsisten.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar