Nirmal Purja Tewas Tertimpa Longsoran Salju di Broad Peak

- Minggu, 02 Agustus 2026 | 01:35 WIB
Nirmal Purja Tewas Tertimpa Longsoran Salju di Broad Peak

Pendaki gunung legendaris asal Nepal, Nirmal Purja, dikonfirmasi tewas dalam insiden longsoran salju di Broad Peak, Pakistan. Perusahaan ekspedisi miliknya, Elite Expeditions, mengumumkan kabar duka ini pada Minggu (2/8/2026).

"Dengan rasa duka yang mendalam dan kesedihan yang tak terhingga, kami mengonfirmasi bahwa Nirmal Purja secara tragis telah kehilangan nyawanya menyusul insiden longsoran salju di Broad Peak. Kami juga telah menerima konfirmasi bahwa anggota ekspedisi lainnya sayangnya tidak selamat," demikian pernyataan Elite Expeditions seperti dikutip kantor berita AFP.

Perdana Menteri Nepal, Balendra Shah, menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian Purja dan para pendaki lainnya. "Kematian tragis enam pendaki asal Nepal dan empat pendaki asing lainnya, termasuk pemegang rekor dunia Nirmal Purja, di pegunungan Karakoram Pakistan, telah mengejutkan kita semua," ujarnya.

"Perjalanan fisik seluruh pendaki yang gugur memang telah terhenti, namun rekam jejak keberanian, dedikasi, serta kontribusi mereka akan selalu menjadi sumber inspirasi," imbuh Balendra Shah.

Penasihat Perdana Menteri Pakistan, Rana Sanaullah, menyebutkan sejauh ini empat jenazah telah berhasil dievakuasi. Operasi pencarian terus berlanjut pada Sabtu melalui jalur udara, darat, serta pemantauan GPS, meskipun cuaca buruk masih melanda.

"Tragedi Broad Peak ini sangat memilukan. Pakistan berdiri bersama rakyat Nepal dalam masa duka ini," tuturnya.

Tim penyelamat dan helikopter militer menyisir kawasan tersebut, sementara beberapa tim bertahan di kamp utama sepanjang malam. Peristiwa ini memicu duka mendalam di Nepal serta dari komunitas pendaki gunung di seluruh dunia.

"Operasi penyelamatan dilakukan di medan yang amat menantang serta kondisi cuaca dataran tinggi oleh tentara Pakistan, berkoordinasi dengan para pendaki dataran tinggi setempat dan tim SAR," jelas Rana Sanaullah.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags