Garudayaksa FC menggebrak panggung persepak bolaan nasional dengan mengisyaratkan perekrutan dua pemain timnas, Pratama Arhan dan Witan Sulaeman, menjelang musim baru. Klub yang bermarkas di Stadion Pakansari, Bogor, itu dikabarkan telah menjalin komunikasi intensif dengan kedua pemain dan berada selangkah lagi untuk mengamankan jasa mereka.
CEO Garudayaksa FC, Muhamad Reza Anugerah, mengonfirmasi bahwa pihaknya tengah bernegosiasi dengan sejumlah pemain berkualitas. “Tunggu saja. Yang jelas, kami berkomunikasi dengan banyak pemain hebat,” ujarnya pada Rabu (3/6/2026), memberi isyarat bahwa Arhan dan Witan bisa segera bergabung.
Keputusan untuk mendekati kedua pemain tersebut tidak lepas dari situasi yang kurang menguntungkan di klub masing-masing. Witan Sulaeman minim menit bermain di Persija Jakarta setelah kalah bersaing dengan pemain asing. Sementara itu, Pratama Arhan hanya tampil dalam sembilan pertandingan bersama Bangkok United di Liga Thailand, kompetisi yang baru saja menghapus kuota pemain Asia Tenggara.
Di sisi lain, manajemen Garudayaksa FC tengah fokus membangun skuad yang kompetitif untuk menghadapi Super League. Tim pencari bakat dan jajaran pembina klub telah bergerak aktif menjaring pemain, baik dari dalam maupun luar negeri. “Menjelang musim baru, Insyaallah kami sudah mulai bekerja. Tim pencari bakat dan para pembina juga sudah bergerak melihat berbagai opsi,” ungkap Reza.
Ia menambahkan bahwa proyek besar tengah disiapkan dan bisa saja mengejutkan banyak pihak. “Jadi, untuk teman-teman media, mohon doa dan dukungannya. Insya Allah Garudayaksa FC akan menjadi sesuatu yang mungkin bisa mengejutkan,” ujarnya.
Tak hanya urusan teknis di lapangan, Garudayaksa FC juga memperkuat hubungan dengan publik Bogor. Reza menegaskan bahwa Stadion Pakansari akan tetap menjadi markas tim musim depan. “Kami akan bersama masyarakat Bogor, atau yang saya sebut Bogor Raya karena mencakup Kabupaten Bogor dan Kota Bogor. Insyaallah, Garudayaksa FC bisa membawa kebanggaan bagi Bogor Raya, Jawa Barat, bahkan Indonesia,” katanya.
Langkah awal yang dilakukan adalah membangun komunikasi dengan Kabomania, suporter setia yang selama ini mendukung Persikabo. Reza menekankan pentingnya merangkul budaya sepak bola lokal. “Untuk teman-teman Kabomania, sekali lagi hatur nuhun karena sudah menerima Garudayaksa FC di Stadion Pakansari,” tambahnya.
Keputusan strategis ini diharapkan mampu memperkuat tim, meningkatkan daya saing, dan menyedot perhatian pecinta sepak bola Indonesia.
Artikel Terkait
24 Tim Futsal SMA Berlaga di Okezone National Championship, Cikal Bakal Pemain Timnas
Pedro Acosta: Tekanan Marc Marquez Bukan Alasan bagi Bagnaia untuk Terus Gagal Bersaing
Siaran F1 Keliru Sebut Marc Marquez sebagai Mantan Pembalap MotoGP, Sang Juara Bertahan Justru Tertawa
Timnas Indonesia U-19 Hadapi Kamboja di Perebutan Peringkat Ketiga Piala AFF U-19 2026