Situasi Julian Alvarez di Atletico Madrid justru semakin tidak menentu setelah musim 2025/2026 berakhir, meskipun striker asal Argentina itu masih terikat kontrak hingga 2030 dengan klausul pelepasan yang mendekati angka €500 juta. Hierarki klub sejatinya telah berupaya memperpanjang kontrak sang pemain di tengah minat kuat dari Barcelona dan Paris Saint-Germain. Mereka bahkan sempat yakin bahwa masalah perpanjangan kontrak sudah terkendali, meskipun selama berbulan-bulan tidak ada tanggapan atas proposal yang diajukan. Namun, sikap Alvarez kini telah mengubah prospek secara keseluruhan.
Menurut laporan media Spanyol, prioritas Alvarez adalah bergabung dengan proyek yang lebih ambisius dan mampu bersaing secara reguler untuk merebut gelar-gelar besar. Hal itu berarti ia harus rela kehilangan statusnya sebagai bintang yang tak terbantahkan di Atletico Madrid. Barcelona menjadi klub yang paling kuat dikaitkan dengan niat sang pemain. Secara internal, direktur olahraga Atletico, Mateu Alemany, sudah mengetahui keinginan Alvarez untuk pindah ke proyek olahraga yang lebih bergengsi.
Meskipun beredar rumor tentang hubungan yang retak dengan pelatih Diego Simeone, pihak klub bersikeras bahwa kabar tersebut tidak benar. Simeone disebut berperan penting dalam mendorong kepindahan Alvarez dari Manchester City dan secara konsisten mendukungnya melalui masa-masa sulit maupun gemilang. Keinginan sang striker untuk pergi, menurut sumber internal, berasal dari ambisinya untuk bersaing di level tertinggi dan memenangkan trofi.
Di tengah meningkatnya ketidakpastian, posisi Atletico Madrid tetap teguh. Klub bersikeras bahwa Alvarez hanya akan pergi jika biaya transfer yang besar dibayarkan. Nilai minimum yang ditetapkan mencapai sekitar €150 juta atau setara dengan Rp3 triliun. Namun, di balik layar terdapat perdebatan internal. Sebagian pihak percaya klub harus tetap tegas, sementara yang lain melihat peluang potensial untuk mendapatkan keuntungan dan memperkuat skuad di bawah proyek olahraga yang dirancang Alemany.
Yang jelas, Atletico tidak akan mempermudah kepergian Alvarez, terutama ke Barcelona. Ada keraguan di dalam klub tentang kemampuan finansial Barcelona untuk memenuhi tuntutan tersebut, bahkan jika formula alternatif seperti pertukaran pemain dipertimbangkan. Nama-nama seperti Ferran Torres telah disebutkan secara internal sebagai alat tawar-menawar potensial, meskipun belum ada perkembangan konkret. Pada tahap ini, Atletico tidak mengesampingkan skenario apa pun. Yang mereka tegaskan adalah Alvarez tidak akan pergi dengan persyaratan yang menguntungkan bagi klub lain, dan tentu saja tidak tanpa biaya yang signifikan.
Artikel Terkait
Spanyol Tanpa Pemain Real Madrid di Skuad Piala Dunia 2026, De la Fuente Bikin Kejutan
Rumor Kepergian Bojan Hodak dari Persib karena Alasan Pribadi, Manajemen Masih Berupaya Pertahankan
Park Hang-seo Resmi Latih Klub Thailand, Targetkan Promosi ke Thai League 1
Rumor Transfer: Kontrak Hampir Habis, Ananda Raehan Dikaitkan dengan Bhayangkara FC