Rumor Kepergian Bojan Hodak dari Persib karena Alasan Pribadi, Manajemen Masih Berupaya Pertahankan

- Senin, 25 Mei 2026 | 18:00 WIB
Rumor Kepergian Bojan Hodak dari Persib karena Alasan Pribadi, Manajemen Masih Berupaya Pertahankan

Rumor mengejutkan menerpa kubu Persib Bandung. Seorang jurnalis asal Italia, Lorenzo Lepore, membocorkan bahwa pelatih kepala Bojan Hodak dikabarkan akan segera meninggalkan klub, bukan karena faktor teknis melainkan masalah pribadi.

Kabar ini langsung memicu kegaduhan di kalangan Bobotoh. Pasalnya, Bojan Hodak baru saja mengantarkan Persib Bandung mencetak sejarah dengan meraih hattrick juara Liga Indonesia secara beruntun. Kontrak pelatih asal Kroasia itu sendiri diketahui akan berakhir pada 31 Mei 2026, dan dalam beberapa bulan terakhir, negosiasi perpanjangan kontrak sebenarnya dikabarkan berjalan cukup positif.

Namun, Lorenzo Lepore mengungkap situasi yang berbeda. Melalui unggahan di media sosialnya pada Senin (25/5/2026), ia menyebut peluang Bojan Hodak bertahan di Persib kini semakin kecil.

“Meski pembicaraan dalam beberapa bulan terakhir berjalan positif, kini tampaknya Bojan Hodak tidak akan melanjutkan tugasnya di bangku pelatih Persib Bandung musim depan,” tulis Lorenzo Lepore.

Ia menegaskan bahwa alasan di balik potensi kepergian Bojan bukan berkaitan dengan performa tim ataupun persoalan teknis di lapangan.

“Alasan di balik kemungkinan kepergian ini bukan berkaitan dengan urusan teknis, melainkan menyangkut kondisi pribadi sang pelatih asal Kroasia,” lanjutnya.

Jika rumor tersebut benar terjadi, Persib Bandung berpotensi kehilangan sosok paling penting di balik kesuksesan mereka dalam tiga musim terakhir. Sejak datang pada awal musim 2023/2024, Bojan Hodak sukses membawa Persib menjadi tim paling dominan di kompetisi kasta tertinggi Indonesia. Ia mempersembahkan tiga gelar beruntun untuk Maung Bandung, yakni Liga 1 musim 2023/2024, Liga 1 2024/2025, dan Super League 2025/2026. Prestasi tersebut membuat Persib menjadi klub pertama di era modern Liga Indonesia yang mampu meraih hattrick juara.

Tak hanya soal trofi, statistik Bojan Hodak bersama Persib juga sangat impresif. Dari total 116 pertandingan, ia mencatatkan 67 kemenangan, 34 hasil imbang, dan hanya 15 kekalahan.

Sementara itu, di tengah rumor hengkang tersebut, manajemen Persib Bandung sebenarnya masih berusaha keras agar Bojan Hodak tetap bertahan. Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Adhitia Putra Herawan, bahkan mengungkapkan bahwa seluruh elemen tim masih sangat puas dengan kepemimpinan Bojan.

“Intinya manajemen happy dengan dia, pemain happy sama dia, semua juga happy dengan dia,” ujar Adhitia Putra Herawan pada Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, Persib akan memberikan upaya terbaik agar Bojan tetap menjadi bagian dari proyek besar klub musim depan. “Jadi kita akan berusaha yang terbaiklah untuk memastikan dia bisa stay bersama Persib,” sambungnya.

Dalam proses pembicaraan kontrak baru, Bojan Hodak juga disebut sempat memberikan sejumlah masukan kepada manajemen Persib. Beberapa hal yang menjadi perhatian pelatih asal Kroasia itu adalah peningkatan fasilitas latihan, penambahan fasilitas gym, serta pengembangan fasilitas medis tim. Namun, Adhitia memastikan hal tersebut bukan syarat wajib agar Bojan bertahan.

“Betul memang ada beberapa permintaan tapi itu bukan permintaan yang sifatnya menjadi pra-syarat atau mandatory bahwa kalau ini enggak dipenuhi, saya enggak mau. Kami sudah punya latihan lapangan sendiri, gym akan kami lengkapi,” katanya.

Dengan kondisi finansial klub yang dinilai stabil, Persib diyakini mampu memenuhi kebutuhan yang diinginkan Bojan Hodak. Manajemen Persib mengaku sudah cukup lama berdiskusi dengan Bojan terkait kontrak baru. Namun, sang pelatih memilih fokus menyelesaikan musim sebelum mengambil keputusan.

“Obrolan sudah ada dari lama ya, cuman kami sangat menghormati Bojan. Beliau ingin fokus dulu sampai akhir musim,” ujar Adhitia Putra Herawan.

Kini, publik tinggal menunggu keputusan akhir Bojan Hodak. Apakah ia benar-benar akan meninggalkan Persib Bandung karena alasan pribadi, atau justru bertahan untuk melanjutkan era emas Maung Bandung.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar