Nasib Rashford di Tangan Barcelona: Blaugrana Tentukan Transfer Permanen setelah Kritik Pedas Penampilan Terakhir

- Minggu, 24 Mei 2026 | 16:00 WIB
Nasib Rashford di Tangan Barcelona: Blaugrana Tentukan Transfer Permanen setelah Kritik Pedas Penampilan Terakhir

Marcus Rashford telah melakukan segala upaya untuk mewujudkan transfer permanen ke Barcelona, namun keputusan kini sepenuhnya berada di tangan klub Catalan tersebut setelah masa peminjamannya berakhir.

Penyerang berusia 28 tahun itu dijadwalkan kembali ke Manchester United pada musim panas ini setelah tampil dalam kekalahan 3-1 dari Valencia di Mestalla, yang menjadi laga terakhirnya bersama Barcelona. Kini, terserah kepada Blaugrana apakah mereka bersedia membayar 26 juta pound sterling atau sekitar Rp618 miliar angka yang sejak lama diketahui sebagai harga yang cukup untuk merekrut Rashford secara permanen.

Namun, kritik pedas terhadap kontribusi pemain asal Inggris itu dalam kekalahan yang mengecewakan melawan Los Che mengungkapkan bahwa ia masih harus membuktikan diri di mata sebagian pihak. Media olahraga Spanyol, Sport, memberikan nilai enam dari sepuluh untuk penampilan Rashford dan meringkasnya dalam satu kata: “sulit.”

Itu baru awal dari pengawasan ketat. Harian Catalan tersebut kemudian menguraikan apa yang mereka anggap sebagai penampilan malas dari sang penyerang. “Itulah kata sifat khas yang digunakan untuk menggambarkan seseorang yang banyak berlari tetapi tidak menyelesaikan apa pun,” demikian bunyi ulasan lengkapnya. “Di Barca, Anda harus menuntut lebih banyak dari seorang pemain sayap, di luar statistik luar biasa pemain Inggris itu,” lanjut ulasan tersebut.

Secara statistik, Rashford menyelesaikan 89 persen umpannya melawan Valencia, dengan total 32 umpan tertinggi kedua di antara semua pemain inti Barcelona yang bukan pemain bertahan. Namun, ia gagal mencatatkan satu pun tembakan ke gawang dan hanya menyelesaikan satu dribel, menjadikannya satu dari hanya tiga pemain inti Barca yang melakukannya.

Sementara itu, Mundo Deportivo tidak terlalu pedas dalam penilaiannya. Mereka justru menyoroti ketidakstabilan permainan Rashford. “Kurang konsisten dalam permainannya, dengan momen-momen menonjol berkat umpan silangnya ke dalam kotak penalti, dan terlalu banyak menit yang dihabiskan untuk gagal mencetak gol,” tulis media tersebut.

Di sisi lain, tidak boleh dilupakan bahwa baru dua minggu lalu Rashford mencetak gol tendangan bebas sensasional di El Clasico yang membantu Barcelona mengamankan gelar. Gol itu membuat catatan golnya menjadi 14 gol dan 14 assist selama masa peminjamannya di Barca. Mungkin akan tidak realistis untuk mengharapkan momen-momen seperti itu setiap pekan, dan statistiknya berbicara sendiri. Namun, seperti yang terkadang terjadi pada masa lalu Rashford di Manchester United, stabilitas dalam menampilkan momen-momen cemerlang itulah yang diinginkan.

Football Espana memberi Rashford nilai 6,5 dari 10 dan menggambarkan penampilan terakhirnya dengan seragam Barca sebagai “cerah di beberapa momen.” Namun, mereka melanjutkan dengan mengatakan bahwa “dalam penampilan terakhirnya di Barcelona, Rashford tidak mampu memberikan dampak di lini serang.”

Banyak pihak telah lama menganggap klausul permanen senilai 26 juta pound sterling dalam kontrak Rashford sebagai harga yang murah. Performanya di La Liga hanya membantu meyakinkan bahwa ada nilai yang bisa didapatkan oleh klub Catalan jika mereka menginginkannya. Namun, di sisi lain, Michael Carrick seperti dikutip dari laporan media dilaporkan telah menyatakan keinginannya untuk melihat mantan rekan setimnya kembali ke Old Trafford musim panas ini. Kehilangan Barca mungkin akan menjadi keuntungan bagi United, terutama setelah ikon klub tersebut dikonfirmasi sebagai manajer permanen.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler