Tottenham Masih Terancam Degradasi, Laga Lawan Everton Jadi Penentu di Pekan Terakhir Premier League

- Sabtu, 23 Mei 2026 | 15:30 WIB
Tottenham Masih Terancam Degradasi, Laga Lawan Everton Jadi Penentu di Pekan Terakhir Premier League

Ancaman degradasi masih membayangi Tottenham Hotspur meskipun mereka saat ini berada di peringkat ke-17, batas akhir zona aman klasemen Premier League 2025/2026. Klub asal London Utara itu belum sepenuhnya bernapas lega karena harus menjalani laga penentuan pada pekan terakhir untuk memastikan tempat mereka di kasta tertinggi Liga Inggris musim depan.

Pertandingan terakhir Tottenham melawan Everton pada Minggu (24/5) menjadi sorotan utama karena nasib mereka tidak sepenuhnya berada di tangan sendiri. Hasil duel antara West Ham United dan Leeds United juga akan ikut menentukan apakah The Lilywhites tetap bertahan atau justru terjerumus ke zona degradasi.

Saat ini, Tottenham mengoleksi 38 poin, unggul dua angka atas West Ham yang menghuni posisi ke-18 atau zona merah. Keunggulan tipis itu membuat segalanya masih mungkin terjadi di laga pamungkas.

Persaingan menghindari degradasi musim ini berlangsung dramatis hingga detik-detik akhir. Tottenham sejatinya berada di atas angin karena memiliki keunggulan poin dan selisih gol yang jauh lebih baik dibanding West Ham. Namun, secara matematis, ancaman turun kasta belum sepenuhnya sirna.

Pada laga penutup nanti, Tottenham akan menjamu Everton di kandang sendiri. Sementara itu, West Ham wajib bertandang ke markas Leeds United dengan misi meraih kemenangan besar demi memperpanjang asa.

Cara paling aman bagi Tottenham untuk bertahan adalah dengan mengalahkan Everton. Jika mampu meraih tiga poin, koleksi angka Spurs akan naik menjadi 41 dan tidak mungkin lagi dikejar oleh West Ham, apa pun hasil pertandingan rivalnya tersebut. Kemenangan otomatis memastikan The Lilywhites tetap berlaga di Premier League musim depan.

Hasil imbang sebenarnya juga hampir pasti menyelamatkan Tottenham. Tambahan satu poin membuat mereka mengoleksi 39 angka, sama dengan poin maksimal yang bisa diraih West Ham jika menang atas Leeds. Namun, Tottenham tetap unggul jauh dalam hal selisih gol. Saat ini, Spurs memiliki selisih gol -10, sedangkan West Ham berada di angka -22. Artinya, West Ham harus menang dengan selisih minimal 12 gol atas Leeds untuk bisa menyalip Tottenham di klasemen akhir. Skenario tersebut dinilai hampir mustahil terjadi, tetapi secara matematis masih memungkinkan.

Tottenham juga masih bisa selamat meskipun kalah dari Everton, dengan syarat West Ham tidak mampu meraih kemenangan atas Leeds United. Jika West Ham hanya bermain imbang atau bahkan kalah, maka Tottenham tetap bertahan di Premier League karena unggul poin.

Meskipun situasi terlihat menegangkan, Tottenham sebenarnya masih memiliki peluang sangat besar untuk bertahan. Selain bermain di kandang sendiri, Spurs juga unggul secara kualitas skuad dibanding Everton. Di sisi lain, West Ham menghadapi tekanan yang jauh lebih berat. Mereka bukan hanya wajib menang atas Leeds United, tetapi juga harus berharap Tottenham terpeleset. Bahkan jika Tottenham hanya bermain imbang, West Ham tetap membutuhkan kemenangan dengan margin gol sangat besar yang sulit diwujudkan di level Premier League.

Karena itu, peluang Tottenham bertahan di kasta tertinggi Inggris masih jauh lebih terbuka dibanding West Ham. Namun, tekanan mental di laga terakhir tetap bisa menjadi faktor penentu. Jika Spurs gagal mengendalikan situasi, drama besar masih mungkin terjadi di penghujung musim.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar