Irfan Jaya Cetak Gol Penentu Kemenangan Bali United, Pilih Tak Rayakan sebagai Bentuk Hormat ke PSM Makassar

- Kamis, 30 April 2026 | 08:00 WIB
Irfan Jaya Cetak Gol Penentu Kemenangan Bali United, Pilih Tak Rayakan sebagai Bentuk Hormat ke PSM Makassar

HARIAN, BALI Irfan Jaya kembali buktikan ketajamannya. Gol keempat musim ini ia cetak saat Bali United menjamu PSM Makassar, Senin (27/4) lalu di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Gol itu bukan sekadar angka, tapi jadi penentu kemenangan Serdadu Tridatu. Hasil ini jelas bikin posisi mereka di papan atas klasemen Super League makin kokoh.

Uniknya, Irfan Jaya sama sekali tidak merayakan golnya. Padahal, gol itu penting banget buat tim. Tapi ya, ada alasannya sendiri.

Irfan masuk lapangan di penghujung babak pertama. Ia menggantikan Diego Campos yang bermasalah dengan kakinya. Keputusan pelatih? Tepat sasaran. Di menit ke-78, umpan terukur dari Teppei Yachida sukses ia selesaikan dengan dingin. Bola pun bersarang di gawang Hilman Syah tanpa ampun.

Usai pertandingan, Irfan ngobrol santai sama awak media. Ia bilang, kemenangan beruntun ini efeknya besar banget buat semangat tim.

“Alhamdullilah, tim bisa meraih kemenangan pekan ini. Pelatih, pemain dan suporter pastinya senang dengan hasil positif ini. Kemenangan beruntun yang membuat posisi klasemen juga naik dan gol yang tercipta juga sesuai dengan skema latihan yang selama ini kami lakukan,” katanya dengan nada lega.

Resep dan Rasa Hormat

Nah, soal selebrasi tadi. Irfan punya cerita sendiri. Mantan pemain Persebaya Surabaya ini mengaku sengaja menahan diri. Bukan karena apa-apa, tapi bentuk respek.

“Saya tidak melakukan selebrasi karena saya respek dengan PSM Makassar. Saya dari Makassar dan lahir di Sulawesi Selatan, jadi saya menghormati lawan dengan cara itu,” jelasnya.

Buat Irfan, PSM Makassar bukan cuma lawan tanding biasa. Di sanalah karier profesionalnya dimulai. Tahun 2016, ia bersinar bareng PSM Makassar U21. Prestasi mentereng? Ia jadi pencetak gol terbanyak Indonesian Soccer Championship (ISC) U21 dengan 14 gol. Dari situ, pintu ke Persebaya Surabaya terbuka lebar. Dan ia sukses bawa tim kebanggaan Bonek itu promosi ke Liga 1 pada 2018.

Di sisi lain, Irfan sadar betul satu kemenangan belum cukup. Ia berharap hasil ini jadi pijakan buat timnya tampil konsisten sampai akhir musim. “Saya berharap hasil positif ini memberikan konsistensi bagi tim kami di sisa musim kompetisi kali ini,” pungkasnya, penuh optimisme.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar