Hargreaves Sarankan Liverpool Rekrut Michael Olise untuk Gantikan Mohamed Salah

- Kamis, 26 Maret 2026 | 08:00 WIB
Hargreaves Sarankan Liverpool Rekrut Michael Olise untuk Gantikan Mohamed Salah

LIVERPOOL Mencari pengganti Mohamed Salah? Itu pekerjaan rumah yang berat buat manajemen Liverpool. Apalagi, kepergian sang "Raja Mesir" di akhir musim ini sudah seperti kepastian. Nah, Owen Hargreaves punya usul. Mantan gelandang Inggris itu mendesak The Reds untuk melirik Michael Olise, bintang Bayern Munich yang sedang bersinar.

Menurut Hargreaves, Liverpool tak boleh main-main dalam urusan ini. Mengisi posisi Salah dengan pemain muda berbakat itu terlalu berisiko. Mereka butuh sosok yang sudah teruji, yang kualitasnya tak diragukan lagi di panggung sepak bola Eropa.

“Kalau kamu Liverpool, kamu harus siap. Pemainnya harus teruji dan terbukti. Buat saya, itu Olise. Pemain dengan kaliber seperti itu,” ujar Hargreaves.

“Kalau kamu nggak coba minta, ya nggak akan dapat. Saya sendiri sebenernya nggak pengin dia pergi dari Bayern. Trio penyerang mereka luar biasa. Tapi coba bayangkan Olise di sisi kanan Liverpool. Itu akan jadi daya tarik utama,” lanjutnya saat berbicara di Caught Offside.

Hargreaves bukan sekadar asal usul. Performa Olise sejak hijrah dari Crystal Palace ke Bayern memang sensasional. Di Bundesliga musim 2025/26 ini saja, dalam 25 penampilan, dia sudah mengemas 11 gol dan 19 assist. Angka yang fantastis.

Kalau dilihat dari semua kompetisi, totalnya lebih gila lagi: 16 gol dan 27 assist dalam 39 pertandingan. Kemampuannya mencetak gol sekaligus menciptakan peluang menjadikannya salah satu pemain paling produktif di Eropa saat ini.

Wajar saja, nilai pasarnya melambung tinggi. Laporan terbaru menyebut angka itu mendekati €200 juta. Buat Liverpool, merekrutnya tentu butuh keberanian dan kocek yang sangat dalam. Tapi, seperti kata Hargreaves, kalau tak mencoba, mana mungkin dapat?

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar