BIRMINGHAM Ada perubahan mengejutkan dalam daftar peserta All England 2026. Berdasarkan rilis terbaru Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) Sabtu lalu, ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Lanny Tria Mayasari, memutuskan mundur dari turnamen bergengsi itu. Kabar ini otomatis mengubah peta kekuatan kontingen Merah Putih di Birmingham.
Sebelumnya, Apriyani/Lanny tercatat sebagai cadangan. Namun, nama mereka kini tak lagi ada dalam daftar. Rupanya, bukan cuma duo Indonesia yang menarik diri. Dua pasangan lain, Samia Lima/Jacqueline Lima (Brasil) dan Serena Au Yeong/Anna Hagspiel (Austria), juga mengundurkan diri. Alasan mundurnya ketiga pasangan ini belum diungkap secara resmi.
Efeknya langsung terasa. Kontingen Indonesia di sektor ganda putri kini cuma tinggal tiga pasangan. Mereka adalah Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Amallia Cahaya Pratiwi, dan Febi Setianingrum/Rachel Allessya Rose.
Ketiganya bakal langsung terjun di babak 32 besar. Tantangannya? Luar biasa berat. All England kan turnamen Super 1000. Kasta tertinggi. Hanya pemain-pemain elite dunia yang berkumpul di sini. Persaingan pasti sengit dari awal.
Di sisi lain, kekuatan Indonesia di sektor lain tetap solid. Jonatan Christie dan Alwi Farhan akan memikul harapan di tunggal putra. Untuk tunggal putri, andalan tetap Putri Kusuma Wardani.
Lalu, di ganda putra, kita masih punya senjata berat. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani siap bertarung. Mereka bukan lawan sembarangan bagi siapa pun.
Ganda campuran juga tak kalah. Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu memimpin deretan wakil, didukung tiga pasangan lain termasuk satu cadangan. Komposisi seperti ini menunjukkan bahwa secara keseluruhan, tim Indonesia masih punya gigi di hampir semua nomor.
All England 2026 sendiri akan digelar di Utilita Arena, Birmingham, pada 3-8 Maret mendatang. Turnamen legendaris ini selalu jadi ajang pembuktian. Prestisnya tinggi, jadi tolok ukur nyata performa atlet bulu tangkis global.
Dengan mundurnya Apriyani/Lanny, beban di pundak tiga ganda putri yang tersisa tentu jadi lebih berat. Sorotan kini mengarah pada mereka. Bisakah mereka menjaga peluang Indonesia untuk meraih hasil terbaik di Inggris? Kita tunggu saja aksinya di lapangan.
Artikel Terkait
Alex Marquez Pimpin Tes MotoGP Buriram, Ducati Tunjukkan Dominasi Awal
PBSI Umumkan 74 Atlet Pelatnas 2026, Hanya Tiga Wajah Baru
Bagnaia Dikabarkan Tinggalkan Ducati, Dekati Aprilia untuk MotoGP 2027
Sassuolo Hajar Verona 3-0, Jay Idzes Jadi Penjaga Benteng yang Tenang