JAKARTA – Debut bersama klub baru seharusnya jadi momen manis. Tapi, hal itu tak dirasakan dua mantan pilar PSM Makassar, M Ardiansyah dan Abu Razard Kamara. Perjalanan mereka di tim barunya masing-masing justru diawali dengan kekecewaan.
Bagi Ardiansyah, laga itu benar-benar ujian. Kiper Timnas U-23 itu turun starter saat Persijap Jepara menjamu Malut United, Jumat (13/2/2026). Gawangnya langsung mendapat gempuran. Belum genap setengah jam, bola sudah dua kali membobol jaringnya lewat Igor Inocencio (menit 11) dan Ciro Alves (menit 23). Situasi yang tentu saja berat untuk seorang kiper yang baru pertama kali membela klub.
Memasuki babak kedua, pelatih Persijap menarik Ardiansyah dan memasukkan Sendri Johansyah. Sayangnya, pergantian itu tak mengubah nasib. Malut United malah menambah dua gol lagi lewat Tyronne del Pino dan David Da Silva. Skor akhir 4-0 untuk tamu. Debut yang pahit dan harus segera dilupakan.
Di sisi lain, cerita Abu Kamara bersama Persis Solo tak jauh lebih baik. Striker asal Liberia itu masuk di babak kedua, menggantikan Dimitri Lima Souza saat timnya menjamu Madura United. Pertandingan sendiri berakhir imbang 2-2.
Sayang, kehadiran Kamara di lini depan belum membuahkan hasil. Dia tampak kesulitan mencetak gol atau bahkan menciptakan ancaman yang berarti. Hanya 45 menit memang, tapi itu cukup untuk menunjukkan bahwa adaptasi masih jadi pekerjaan rumah baginya.
Artikel Terkait
Italia Gagal ke Piala Dunia Lagi, Tumbang dari Bosnia di Playoff
Brian Uriarte Puas Raih Poin di Austin, Persaingan Sengit dengan Veda Ega Berlanjut
Italia Tersingkir, Bosnia Lolos ke Piala Dunia 2026 Lewat Drama Adu Penalti
Filipina Gagal Lolos ke Piala Asia 2027 Usai Imbang Lawan Tajikistan