Kevin Sanjaya Uji Nyali Hadapi Legenda Biliar Reyes dan Bustamante di Jakarta

- Kamis, 12 Februari 2026 | 21:15 WIB
Kevin Sanjaya Uji Nyali Hadapi Legenda Biliar Reyes dan Bustamante di Jakarta

Atmosfer di Pro Biliard Center, iNews Tower, Kamis lalu benar-benar berbeda. Bukan cuma pertandingan biasa. Kevin Sanjaya, yang juga Wakil Ketua Umum PB POBSI, turun langsung ke meja hijau. Lawannya? Dua legenda hidup Filipina, Efren “Bata” Reyes dan Fransisco “Django” Bustamante. Kevin merasakan sendiri bagaimana panasnya pertarungan kelas dunia itu.

Laga persahabatan itu digelar dengan format ganda. Kevin berpasangan dengan Django Bustamante. Di seberang meja, Sekjen PB POBSI Achmad Fadil Nasution berduet dengan sang "Magician", Efren Reyes. Sebelumnya, Ketua Umum PB POBSI Hary Tanoesoedibjo sudah lebih dulu menjajal kemahiran Reyes dalam sesi terpisah. Gila. Kehadiran dua ikon ini jelas jadi magnet besar bagi seluruh komunitas biliar di Jakarta.

Usai pertandingan, Kevin tak bisa menyembunyikan kekagumannya. Di matanya, gelar legenda yang disandang Bustamante dan Reyes itu pantas banget. Bukan sekadar label.

"Mereka memang ya legend-lah, legend-nya biliar kan. Jadi pukulan-pukulan yang di luar nalar,"

ujar Kevin. Sebagai CEO Pro Biliard Center (PBC), dia melihat kedatangan dua maestro ini membawa angin segar. Momen langka, kata dia. Sangat berharga.

Menurut Kevin, dampaknya untuk perkembangan biliar nasional sangat positif. Mereka bukan cuma main, tapi juga berinteraksi. "Dan mereka bisa banyak belajar, kan mereka juga udah keliling ke rumah-rumah biliar dan lain sebagainya. Itu sangat baguslah untuk industri biliar ini," jelasnya.

Yang bikin dia semangat, antusiasme anak muda. Minat terhadap olahraga biliar tampak meningkat belakangan ini. Kevin cerita, bahkan ada anak umur 5 dan 7 tahun yang sempat main dengan dua legenda itu.

"Jadi itu kesempatan yang sangat luar biasa untuk mereka berdua aja,"

pungkasnya.

Jadi, kehadiran Reyes dan Bustamante di Jakarta ini lebih dari sekadar tontonan. Ini adalah kelas master langsung bagi atlet muda. Dan mungkin, ini juga sinyal awal kebangkitan industri biliar tanah air yang patut kita perhitungkan.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar