TANGERANG – Pukulan telak. Itulah yang diterima Timnas Indonesia U-17 dari China, dengan skor 0-7 di leg pertama uji coba, Minggu lalu. Rabu (11/2/2026) malam nanti, mereka akan kembali berhadapan di Stadion Indomilk Arena. Kick-off pukul 18.00 WIB. Tantangannya jelas: bangkit dari kekalahan yang begitu menyakitkan.
China benar-benar mendominasi. Mereka mencetak tujuh gol tanpa balasan. Zhao Songyuan membuka dan menutup babak pertama dengan dua gol. Di antaranya, Wang Heyi dan Shuai Weihao ikut mencetak. Shuai bahkan menambah satu lagi di babak kedua, disusul Zhang Boling. Gol pamungkas di injury time dicetak Ailikamu Yilihong. Garuda Muda sempat mencoba lewat Nicholas Indra Mjoesund dan I Komang Semadi, tapi akhirnya nihil.
Pelatih Nova Arianto kala itu memainkan formasi 3-4-3 dengan Noah Leo Duvert di bawah mistar. Menariknya, dari skuad yang turun, hanya Mierza Firjatullah yang punya pengalaman Piala Dunia U-17 2025.
Pasca-laga, Nova tak menyembunyikan kekecewaannya.
"Yang pasti pertama secara ekspektasi pastinya jauh dari harapan kami. Jadi apa yang kita persiapkan di pertandingan, di seluruh pertandingan secara ekspektasi memang sangat jauh dari harapan kami," ujarnya.
Nah, leg kedua ini bukan cuma soal balas dendam atau mengejar kemenangan. Bagi Nova, ini lebih tentang perbaikan. Dia ingin melihat lompatan performa, terutama soal koordinasi pertahanan yang buyar dan serangan yang harus lebih tajam. Latihan difokuskan pada perbaikan strategi, fisik, dan yang paling krusial: memanfaatkan peluang. Evaluasi detail dilakukan agar kesalahan serupa tak terulang.
Di sisi lain, China juga punya agenda. Untuk mereka, laga ini adalah bagian dari persiapan menuju Piala Asia U-17 2026. Setelah gagal di fase grup sebelumnya, target mereka kini lebih ambisius: lolos ke fase gugur sebagai jalan menuju Piala Dunia di Qatar.
Bagi Indonesia, menghadapi lawan sekelas China adalah ujian mental yang berharga bagi para pemain muda. Pengalaman seperti ini tak ternilai, terutama jelang menghadapi Piala AFF U-17 dan kemudian Piala Asia. Momen ini jadi ajang pembuktian sekaligus laboratorium bagi Nova untuk menguji kesiapan anak asuhnya menghadapi tekanan dan membangun permainan kolektif yang lebih solid.
Jadi, nantikan saja aksinya nanti malam. Timnas Indonesia U-17 vs China, Rabu, 11 Februari 2026, pukul 18.00 WIB.
Artikel Terkait
FFI Operasikan Bus Baru untuk Dukung Mobilitas Timnas Futsal Indonesia
PSM Makassar Pacu Valuasi Skuad Lewat Lagator, Tapi Masih di Bawah Dewa United
Thomas Frank Dipecat Tottenham Usai Kekalahan dan Catatan Buruk di Kandang Sendiri
Persija Terancam Tertinggal di Puncak Klasemen Usai Kalah dari Arema