BANGKOK – Rabu depan, 11 Februari 2026, Persib Bandung akan menghadapi ujian berat. Di babak 16 besar AFC Champions League 2, Ratchaburi FC menanti di kandangnya. Tapi, Pangeran Biru punya satu kartu as yang siap dikeluarkan: bomber asal Spanyol, Sergio Castel.
Keputusan pelatih Bojan Hodak untuk mengandalkan Castel jelas punya alasan kuat. Arsitek asal Kroasia itu melihat sesuatu pada pemain jebolan akademi Atletico Madrid ini. Potensinya dinilai tepat untuk membongkar pertahanan tim Thailand tersebut.
Yang menarik, tekad Castel sendiri. Baru saja turun dari pesawat setelah perjalanan jauh, dia menolak istirahat panjang. Pemain itu memilih langsung menyatu dengan rekan setimnya di lapangan latihan. Sikap seperti ini, tentu saja, jadi angin segar untuk keharmonisan skuad Maung Bandung.
“Sergio Castel masih sedikit kaku setelah melakukan penerbangan, tetapi tetap ingin berlatih dan itu hal yang positif,” ujar Bojan Hodak.
Postur dan Teknik yang Jadi Andalan
Menurut Hodak, karakter Castel cocok banget dengan skema yang diusung Persib sekarang. Bukan cuma soal teknik mengolah bola yang mumpuni, keunggulan fisiknya juga diharapkan jadi senjata pamungkas.
Di area kotak penalti lawan, duel udara dan benturan fisik adalah hal biasa. Di situlah postur tinggi dan kekuatan Castel diharapkan bisa membuat perbedaan.
“Dia punya sentuhan bola yang bagus, posturnya tinggi, besar, dan kuat. Tentu saja dia akan memberikan kualitas tambahan,” imbuh Hodak.
Soal keikutsertaannya, sudah pasti. Bojan memastikan nama striker itu masuk dalam daftar pemain yang terbang ke Thailand. Misinya jelas: mencuri poin di markas Ratchaburi.
“Dia akan pergi. Dia sudah didaftarkan dan dia akan bermain,” tegas pelatih itu.
Mental Sang Pemenang
Di sisi lain, motivasi Castel sendiri terpancar jelas. Laga debutnya di level Asia bersama Persib jadi momen yang dinantikan. Bergabung dengan klub sebesar Persib dia anggap sebagai peluang emas untuk menambah koleksi piala.
Optimismenya tinggi. Dia yakin Persib bisa bersaing, baik di Liga 1 maupun di panggung kontinental.
“Kita berada di jalur yang benar. Kita berada di puncak klasemen di liga. Kita juga akan ke Thailand dan mencoba memenangi dua gelar. Ini adalah mentalitas kami,” ujar Sergio Castel.
Bagi pemain berusia matang ini, targetnya bukan sekadar main. Dia ingin cetak sejarah. Meraih kesuksesan bersama Bobotoh adalah impiannya.
“Saya ingin memenangkan gelar dengan klub besar ini,” tegasnya.
Pertandingan nanti jelas jadi ujian pertama bagi lini serang anyar Persib. Dukungan dari ribuan suporter di tanah air, diharapkan bisa jadi bahan bakar ekstra. Agar tim kebanggaan Jawa Barat ini bisa melangkah lebih jauh lagi di kompetisi Asia.
Artikel Terkait
Persis Solo Resmi Rekrut Striker Liberia Abu Kamara dari PSM Makassar
Tottenham Hotspur Pecat Thomas Frank Usai Performa Buruk di Liga Primer
Persib Hadapi Ratchaburi di Laga Tandang Krusial 16 Besar ACL Two
MRC Harum Lestari Hajar PS Telkom Makassar 11-0 di Liga 4 Sulsel