MURIANETWORK.COM - AS Roma menghadapi tekanan besar untuk kembali ke jalur kemenangan saat menjamu Cagliari di Stadio Olimpico, Minggu (23/2/2025) dini hari WIB. Kekalahan dan hasil imbang dalam dua laga terakhir membuat I Lupi terlempar ke posisi kelima klasemen Serie A, sehingga tiga poin dari laga ini menjadi sebuah keharusan untuk menjaga asa finis di zona Liga Champions.
Posisi di Klasemen Mulai Tergeser
Dua pertandingan tanpa kemenangan imbang melawan AC Milan dan takluk 0-1 dari Udinese membuat perjalanan AS Roma tersendat. Tim asuhan Gian Piero Gasperini itu kini tertahan di 43 poin, tersalip oleh Napoli dan Juventus. Bahkan, ancaman dari bawah semakin nyata dengan Como yang hanya berjarak dua angka di belakang. Momentum positif Cagliari, yang sedang menikmati tiga kemenangan beruntun, tentu menambah berat tantangan yang harus dihadapi Roma di Olimpico.
Analisis Pelatih: Kurang Keberuntungan dan Presisi
Menanggapi performa kurang memuaskan tersebut, Gian Piero Gasperini mengakui timnya mengalami masalah di lini depan. Meski begitu, pelatih berkebangsaan Italia itu juga menyebut faktor kurang beruntung turut berpengaruh.
“Kami kurang presisi di sepertiga akhir lapangan, kurang beruntung beberapa sentimeter di akhir pertandingan,” ungkapnya kepada Sky Sport Italia, merujuk pada dua laga sebelumnya.
Gasperini berharap kedatangan pemain anyar di bursa transfer Januari dapat memberi suntikan tenaga. “Sekarang kita punya (Donyell) Malen dan (Bryan) Zaragoza, yang pasti akan membantu kita, lalu beberapa pemain muda. Kita akan mencoba melakukan yang terbaik,” tegasnya.
Keyakinan Tinggi dari Kandang Cagliari
Di sisi lain, Cagliari datang dengan mentalitas yang berbeda. Meski catatan tandang mereka ke Olimpico buruk, tiga kemenangan beruntun termasuk salah satunya atas Juventus telah membangun kepercayaan diri yang solid. Gelandang andalan mereka, Luca Mazzitelli, menggarisbawahi bahwa kemenangan atas Verona sangat krusial bagi moral tim.
“Kemenangan atas Juve akan tercatat dalam sejarah Cagliari, tetapi kemenangan melawan Verona bahkan lebih penting, karena memberi kami kepercayaan diri bahwa kami dapat mengamankan tempat di liga,” jelas Mazzitelli.
Namun, ia menekankan bahwa perjalanan masih panjang. “Kita harus terus seperti ini, menundukkan kepala, dengan konsentrasi maksimal. Dimulai dengan pertandingan berikutnya, melawan Roma: tim hebat, dipimpin oleh pelatih brilian,” tambahnya.
Kondisi Pemain: Sakit dan Cedera
Menjelang duel penting ini, kedua tim menghadapi masalah ketidaksempurnaan skuad. Cagliari masih harus kehilangan Michael Folorunsho, Andrea Belotti, dan Mattia Felici. Sementara itu, kamar sakit AS Roma tampaknya lebih penuh. Manu Kone, Paulo Dybala, dan kemungkinan besar Stephan El Shaarawy dipastikan absen. Artem Dovbyk dan Robino Vaz juga tidak tersedia untuk diperkuat.
Perkiraan Susunan Pemain
AS Roma (3-4-2-1): Svilar; Mancini, Ndicka, Ghilardi; Celik, Cristante, El Aynaoui, Wesley; Soule, Pellegrini; Malen.
Cagliari (3-5-2): Caprile; Ze Pedro, Mina, Rodriguez; Palestra, Adopo, Gaetano, Mazzitelli, Obert; Esposito, Kilicsoy.
Artikel Terkait
Dusan Lagator Siap Debut untuk PSM Gantikan Yuran yang Absen
Manchester United Incar Sandro Tonali Gantikan Casemiro
Manchester United Ajukan Tawaran Rp802 Miliar untuk Eder Militao
PSM Makassar Hentikan Tren Buruk Usai Kalahkan PSBS Biak 2-1