PSM Makassar Hadapi Ujian Hidup-Mati Lawan PSBS Biak di Sleman

- Kamis, 05 Februari 2026 | 21:00 WIB
PSM Makassar Hadapi Ujian Hidup-Mati Lawan PSBS Biak di Sleman

Dahlan juga menyoroti kesulitan adaptasi pelatih baru dan masalah disiplin yang menggerus kekuatan tim. “Mungkin Tomas Trucha belum menemukan format yang pas. Hampir di setiap laga selalu ada pemain inti yang absen karena akumulasi kartu atau sanksi,” tambahnya.

Pendapat senada datang dari mantan pelatih PSM, Syamsuddin Umar. Ia menilai tim kehilangan identitas permainan yang dulu dibangun dengan rapi. “PSM sebenarnya sudah punya kekuatan taktik, baik saat menyerang maupun bertahan. Itu dibentuk oleh Bernardo Tavares. Namun belakangan ini, identitas itu seolah hilang,” ujarnya.

Menurut Syamsuddin, pembenahan mendesak justru terletak pada aspek non-teknis. “PSM harus lebih siap dalam masa latihan. Mental pemain dan chemistry tim perlu diperkuat untuk menghidupkan kembali jiwa kompetitif,” tegasnya.

Pertaruhan Harga Diri di Sleman

Dengan posisi di peringkat 13 klasemen dan hanya mengumpulkan 20 poin, tiga angka dari laga ini sangat vital untuk menjauhkan PSM dari zona merah. Lebih dari sekadar poin, laga ini adalah ujian karakter.

Syamsuddin Umar berharap nilai-nilai lokal dapat menjadi penyemangat. “Militansi pemain sangat penting. Mereka harus menunjukkan arti dari siri’ na pacce di lapangan,” pungkasnya.

Pertandingan melawan PSBS Biak akhirnya lebih dari sekadar pertandingan biasa. Ini adalah barometer nyata untuk mengukur apakah PSM Makassar masih memiliki tenaga dan jiwa untuk bertahan, atau akan terus terpuruk dalam ketidakpastian di papan bawah klasemen. Jawabannya hanya akan terlihat di lapangan hijau Maguwoharjo.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar