Dini hari nanti, Serie A pekan ke-23 akan ditutup dengan laga yang dijanjikan panas: Bologna menjamu AC Milan di Dall'Ara. Keduanya sama-sama haus poin, jadi jangan harap pertandingan ini berjalan santai.
Milan datang dengan misi jelas. Mereka harus mencuri kemenangan di kandang lawan jika ingin terus membayangi Inter yang sudah unggul delapan poin di puncak. Tekad itu pasti akan mereka bawa ke lapangan.
Di sisi lain, situasi Bologna juga tak kalah mendesak. Berada di papan tengah, mereka butuh hasil positif di markas sendiri untuk memperbaiki catatan sekaligus mengintip peluang merangkak mendekati zona Eropa. Tekanan ada di pundak mereka.
Harus diakui, Milan datang dengan modal kepercayaan diri yang besar. Tim besutan Max Allegri ini punya rekor fantastis: 21 laga tak terkalahkan di Serie A sejak kekalahan dari Cremonese di awal musim. Itu adalah rekor terpanjang di antara lima liga top Eropa saat ini.
Allegri tentu ingin melanjutkan tren positif itu. Apalagi, mereka baru saja meraih hasil penting dengan menahan imbang AS Roma di Olimpico.
“Kami pulang dengan hasil positif. Datang ke Olimpico dan meraih satu poin di fase musim seperti ini sangatlah penting,” ujar Allegri usai laga, seperti dikutip DAZN.
Namun begitu, sejarah pertemuan justru menguntungkan tuan rumah. Fakta pahit untuk Milan: dalam 20 pertemuan terakhir di liga, Bologna hanya kalah sekali dari Rossoneri. Kemenangan 2-1 itu mereka raih tepatnya di Dall'Ara tahun lalu.
Sayangnya, momentum Bologna sendiri sedang tidak bagus-bagus amat. Mereka cuma menang sekali dalam sepuluh laga terakhir di Serie A. Enam kekalahan dan tiga hasil imbang melengkapi catatan suram itu. Pekan lalu, mereka bahkan gagal total di Genoa. Sempat unggul dua gol, pertahanan ambrol setelah kiper andalan, Lukasz Skorupski, diusir wasit karena pelanggaran sembrono.
Untungnya, ada secercah harapan. Kemenangan atas Maccabi Tel Aviv di Liga Europa pekan ini sedikitnya menyuntikkan kepercayaan diri untuk mengakhiri lima laga tanpa kemenangan di kandang sendiri.
“Ini kemenangan yang bagus. Akan memberi kami kepercayaan diri dan membantu kami menemukan kembali performa di liga,” kata kapten mereka, Lewis Ferguson.
Pelatih Vincenzo Italiano juga melihat sinyal positif. “Para pemain waspada, fokus, dan punya semangat besar untuk tampil maksimal,” tegasnya.
Di sisi susunan pemain, Federico Ravaglia dipastikan kembali menjaga gawang Bologna. Sayang, bek tengah andalan Jhon Lucumi masih terhalang cedera hamstring. Kabar baiknya, Riccardo Orsolini yang baru saja mencetak gol di Liga Europa siap menjadi starter dan ancaman utama.
Milan hampir tidak punya masalah berarti. Hanya Santiago Gimenez yang absen. Dengan segudang pilihan seperti Nkunku, Füllkrug, Pulisic, dan tentu saja Rafael Leão, Allegri punya banyak senjata untuk menerjang pertahanan Rossoblu.
Perkiraan Susunan Pemain:
Bologna (4-2-3-1): Ravaglia; Zortea, Vitik, Heggem, Miranda; Freuler, Pobega; Orsolini, Odgaard, Cambiaghi; Castro.
AC Milan (3-5-2): Maignan; Tomori, Gabbia, De Winter; Saelemaekers, Ricci, Modrić, Rabiot, Bartesaghi; Pulisic, Leão.
Artikel Terkait
Persib Bandung Kunci Kemenangan Tipis 1-0 atas PSIM, Kokoh di Puncak Klasemen Menuju Perburuan Gelar
Persib Bandung Balikkan Keadaan, Kalahkan Bhayangkara 4-2 dan Rebut Puncak Klasemen dari Borneo FC
Tim Uber Indonesia Kalahkan Denmark, Tantang Korea Selatan di Semifinal
Pedrosa Prediksi Duel Bezzecchi vs Marquez di MotoGP 2026, Martin Jadi Kuda Hitam