Inter Milan kembali merajai papan atas klasemen usai menaklukkan Cremonese dengan skor 2-0. Laga pekan ke-23 Serie A itu digelar di Stadio Giovanni Zini, Senin dini hari WIB. Tapi, kemenangan itu ternoda oleh insiden tak sedap yang menimpa kiper Cremonese, Emil Audero.
Dari menit awal, Inter langsung menunjukkan ambisi. Mereka menguasai alur permainan. Dan baru di menit ke-16, keunggulan mereka terwujud. Lautaro Martinez, sang kapten, dengan cerdik menyundul bola ke gawang setelah memanfaatkan umpan matang dari tendangan sudut. Gol itu seolah membuka keran serangan.
Tak lama berselang, tepatnya menit 31, Piotr Zielinski menggandakan keunggulan. Ia menerima umpan terobosan di tepi kotak penalti, mengontrolnya sejenak, lalu melepaskan tembakan keras yang menyasar sudut kanan atas. Audero cuma bisa menonton. Babak pertama benar-benar milik Inter, dengan statistik penguasaan bola mencapai 74 persen dan 11 percobaan tembakan.
Namun begitu, suasana berubah di awal babak kedua.
Di menit 49, tiba-tiba saja sebuah flare meluncur dari tribun dan mendarat di dekat Emil Audero. Kiper yang juga andalan Timnas Indonesia itu langsung terjatuh. Heboh. Laga terpaksa dihentikan.
Yang memilukan, flare itu diduga berasal dari sektor tribun pendukung Inter Milan sendiri. Beberapa pemain Inter bahkan mendatangi tribun tersebut, berusaha meredam emosi suporter mereka yang sudah kelewat batas.
Artikel Terkait
Solanke Cetak Gol Kalajengking, Spurs Paksa Manchester City Berbagi Poin
PSIS Semarang Berbenah, Alfredo Vera Dikabarkan Jadi Arsitek Baru
Penalti Gagal, Como Gagal Tundukkan Atalanta yang 10 Pemain
Drama Injury Time, Manchester United Selamatkan Tiga Poin di Old Trafford