Laga pekan ke-16 Super League 2025/26 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, berakhir dengan kemenangan tipis Bali United. Mereka mengandaskan Arema FC dengan skor 1-0, Minggu (4/1) kemarin. Hasil ini cukup penting bagi peta klasemen sementara.
Bali United kini naik ke posisi 8 dengan koleksi 24 poin. Di sisi lain, Arema FC harus puas bertengger di peringkat 11, hanya mengantongi 18 poin.
Kekalahan ini, sayangnya, memperpanjang catatan buruk 'Singo Edan'. Mereka sudah enam laga beruntun tak merasakan kemenangan di Super League. Kemenangan terakhir mereka terjadi jauh pada 3 November 2025, saat menaklukkan Semen Padang 2-1. Sejak itu, yang ada cuma tiga kali kalah dan tiga kali imbang.
Pertandingan sendiri berlangsung sengit sejak awal. Meski bertandang, Arema justru lebih dulu menebar ancaman. Baru dua menit berjalan, Dedik sudah mendapat celah. Sayang, tembakannya meleset dari target.
Lima menit berselang, giliran Matheus Blade yang melepas tembakan akurat. Kiper Bali United, Mike Hauptmeijer, masih bisa menghalau bola itu dengan baik.
Bali United baru bangun sekitar menit ke-10. Upaya Thijmen Goppel masih melambung tinggi. Setelah itu, duel di tengah lapangan berjalan alot. Kedua tim saling jegal, menciptakan beberapa peluang yang sayangnya tak ada yang berbuah gol.
Secara statistik, Bali United mendominasi penguasaan bola di babak pertama dengan 54 persen. Mereka melepaskan 4 tembakan, hanya satu yang tepat sasaran. Arema FC tak kalah gigih, menciptakan 4 percobaan dengan dua di antaranya mengarah ke gawang.
Gol tunggal penentu kemenangan baru tercipta lima menit setelah babak kedua dimulai. Thijmen Goppel mengirim umpan silang yang memikat dari sisi kanan. Kadek Agung, dengan timing yang sempurna, menyambutnya dengan sundulan keras yang tak terbendung. 1-0 untuk Bali United!
Memimpin skor, Serdadu Tridatu terus menekan. Mereka mengandalkan bola mati untuk memperlebar keunggulan. Di menit 61, Rizky Dwi melepas tendangan bebas yang lumayan berbahaya. Namun, kiper Lucas Frigeri masih sigap menepisnya.
Arema FC tak menyerah. Mereka mendapat peluang emas di menit 72 melalui Dwiki Mardiyanto, yang baru saja masuk. Sepakan kerasnya dari luar kotak penalti nyaris saja membobol gawang, sayang melenceng tipis di sisi kanan.
Sisa waktu pertandingan diisi dengan jual-beli serangan yang cukup menegangkan. Namun, upaya kedua kubu tak lagi menghasilkan gol. Peluit panjang pun menandai berakhirnya laga dengan skor 1-0 tetap bertahan.
Berikut susunan pemain yang turun:
Bali United: Mike Hauptmeijer; Tim Receveur, Kadek Arel, Joao Ferrari, Rizky Dwi; Mirza Mustafic, Kadek Agung, Jordy Bruijn; Rahmat Arjuna, Boris Kopitovic, Thijmen Goppel.
Arema FC: Lucas Frigeri; Luiz Gustavo, Julian Guevara, Rifad Marasabessy; Muhammad Iksan, Arkhan Fikri, Matheus Blade, Betinho; Ian Puleio, Dedik Setiawan, Valdeci.
Artikel Terkait
Pelatih Persita Tegaskan Fokus Raih Poin, Abaikan Dampak Laga untuk Persija
Maarten Paes Cetak Debut Impresif, Selamatkan Ajax dari Kekalahan
Zarco Yakin Marquez Tetap Tak Terkalahkan di MotoGP 2026
Persijap Jepara Kalahkan Persebaya, Dua Laga Lain Imbang di Pekan ke-22 Super League