Kabarnya sudah resmi: Jordi Cruyff bakal jadi direktur teknik Ajax Amsterdam. Kesepakatan lisan antara klub dan putra legenda sepak bola itu diumumkan langsung lewat situs resmi Ajax, Senin kemarin.
“Ajax dan Jordi Cruyff telah mencapai kesepakatan lisan mengenai posisi Direktur Teknik. Proses untuk mencapai penunjukan definitif berada pada tahap akhir,”
Begitu bunyi pernyataan singkat yang mereka rilis. Tapi, jangan bayangkan Cruyff langsung pakai jas dan berdiri di pinggir lapangan Johan Cruijff ArenA besok pagi.
Nyatanya, pria yang juga duduk di Dewan Penasihat PSSI ini baru akan mulai bertugas pada Februari 2026. Masih lama, ya? Ternyata, dia masih punya komitmen yang harus diselesaikan di Indonesia.
Di Tanah Air, situasinya memang lagi berantakan. Usai pemecatan besar-besaran pelatih asal Belanda, cuma tersisa tiga orang yang masih bertahan. Jordi Cruyff salah satunya. Lalu ada Alexander Zwiers selaku direktur teknik, plus Simon Tahamata yang mengepalai pemanduan bakat.
Sebelumnya, Cruyff direkrut PSSI di Maret 2025. Tugas utamanya sebagai Penasihat Teknis Timnas adalah memberi masukan strategis dan membenahi filosofi sepak bola Indonesia. Dia juga diharapkan bisa membantu staf kepelatihan.
Namun begitu, posisi pelatih kepala timnas sendiri sekarang kosong. Patrick Kluivert sudah lebih dulu dipecat. Jadi, pekerjaan rumah Cruyff di sini masih menumpuk, sebelum akhirnya dia benar-benar pulang kampung ke Belanda nanti.
Artikel Terkait
Rian Agung Saputro: Dari Medali Perak Dunia ke Perjalanan Hijrah dan Ketenangan Spiritual
Posisi Rafa Benitez di Panathinaikos Terancam Usai Performa Mengecewakan
Allegri Ledak Fabregas: Kamu Anak-Anak, Baru Mulai Melatih Kemarin!
Persib Tersingkir dari ACL2, Adam Alis dan Beckham Putra: Terima Kasih Asia, Kami Akan Kembali