"Mudah-mudahan KONI Kota ke depan akan lebih baik lagi, lebih terbuka dalam segala hal, dan bisa menghasilkan atlet-atlet di tingkat nasional maupun internasional."
Tak hanya janji, dia juga memberi penegasan politik yang cukup mengejutkan. Herry menyatakan bahwa selama memimpin KONI, dia tidak akan maju dalam pencalonan Wali Kota Pontianak. Fokusnya satu: olahraga. Dia bertekad berkolaborasi penuh dengan swasta dan instansi terkait.
Namun begitu, tantangan sudah menunggu. Porprov Kalimantan Barat 2026 adalah ujian pertama yang besar. Herry tampak optimistis. Dengan manajemen yang transparan dan akuntabel, dia yakin Pontianak bisa mempertahankan gelar juara umumnya. Kerja keras, tentu saja, harus segera dimulai.
Ditulis oleh: Ade Mirza
Artikel Terkait
Kucing Domestik: Dari Pemburu Liar hingga Sahabat Sofa
Pesta Padel dan Gelak Tawa Warnai HUT ke-9 kumparan
Wali Kota Makassar Pelajari Tata Kelola JIS untuk Wujudkan Stadion Untia yang Mandiri
Deadline Transfer Menipis, Sergio Castel Jadi Solusi Persib?