MilkLife Soccer Challenge Cetak Sejarah Baru dengan 2.695 Peserta di Jakarta

- Minggu, 23 November 2025 | 08:15 WIB
MilkLife Soccer Challenge Cetak Sejarah Baru dengan 2.695 Peserta di Jakarta
MilkLife Soccer Challenge Catat Rekor Baru di Jakarta

Ledakan Peserta Warnai Penutupan MilkLife Soccer Challenge di Jakarta

Yang bikin heboh, rekor baru tercipta di sini. Kolaborasi antara MilkLife dan Djarum Foundation ini berhasil menarik partisipasi 2.695 siswi. Mereka berasal dari 156 SD dan MI, yang kemudian dibagi ke dalam 240 tim. Rinciannya, 76 tim untuk kategori U-10 dan 164 tim untuk U-12.

Lonjakan jumlah peserta ini benar-benar fenomenal. Sebagai perbandingan, di Seri 1 tahun 2024, pesertanya hanya 368 siswi. Angka itu kemudian melonjak jadi 1.359 di Seri 2 tahun 2024, dan naik lagi menjadi 1.601 di musim transisi 2025. Jadi, bisa dibilang, MLSC kini semakin kokoh sebagai turnamen sepak bola putri usia dini terbesar di Indonesia.

Antusiasme yang begitu tinggi bahkan memaksa panitia mengambil langkah tak biasa. Mereka menggelar babak kualifikasi khusus pada 7–9 November, dua minggu sebelum fase grup resmi dimulai. Ini dilakukan untuk menyaring banyaknya pendaftar yang membludak.

"Ini jumlah terbanyak yang kami catat, apalagi MLSC baru memasuki tahun kedua. Minat anak-anak ternyata sangat besar, jauh melampaui ekspektasi kami. Kualitas dan kuantitasnya juga lebih baik dari tahun sebelumnya."

Menurut Teddy Tjahjono, Direktur Program MLSC, kondisi ini membuat mereka semakin optimistis dengan masa depan sepak bola putri Indonesia. "Perkembangannya ke depan pasti akan semakin baik," ujarnya.

Debutan yang Bikin Kejutan

Tak cuma jumlahnya yang meledak, kualitas peserta juga menunjukkan peningkatan signifikan. Salah satu yang menarik perhatian adalah kehadiran 77 sekolah yang baru pertama kali ikut atau debutan.

Di kategori U-10, SDN Cipinang Muara 19 Pagi jadi pendatang baru yang paling mencuri perhatian. Mereka berhasil melaju hingga babak perempat final, prestasi yang cukup impresif untuk tim baru.

Sementara di kelompok U-12, tujuh tim debutan berhasil menembus babak 32 besar. Beberapa nama yang menonjol antara lain SDN Ciganjur 04, SDN Mampang 2, dan SDN Srengseng 01. Performa mereka membuktikan bahwa talenta sepak bola putri tersebar merata, siap muncul dari mana saja.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar