Legenda bulu tangkis Indonesia, Hendra Setiawan, dikenal punya keahlian yang luar biasa di area depan net. Tapi tahukah kamu, kemampuan itu ternyata berawal dari kekagumannya pada seorang Tony Gunawan.
Bagi Hendra, Tony adalah role model utama. Gaya main Tony, terutama di sektor depan, jadi standar yang selalu ia coba capai.
"Pemain favorit saya Tony Gunawan. Dulu saya selalu lihat videonya, waktu dia main seperti apa," ungkap Hendra Setiawan dalam sebuah wawancara dengan PBSI.
Ia bahkan menyebut permainan depan Tony hampir tanpa cela. Keakuratannya bikin lawan kesulitan.
"Pemain yang paling rapat main di depan ya Koh Tony. Bolanya jarang lepas," lanjutnya. Meski begitu, ia juga mengakui senior lain seperti Sigit punya permainan depan yang tak kalah bagus.
Tony Gunawan sendiri, yang kini telah menjadi warga negara Amerika Serikat, adalah salah satu asset terbaik yang pernah dimiliki Indonesia. Namanya harum setelah meraih emas Olimpiade Sydney 2000 berpasangan dengan Candra Wijaya.
Hendra tak cuma mengagumi. Ia pun berusaha meniru. Dengan tekun ia menganalisis rekaman pertandingan Tony, berusaha menyerap setiap gerakan dan triknya. Usaha itu membentuknya jadi pemain depan yang andal dan disegani.
Tapi di tengah prosesnya, Hendra sadar satu hal: meniru saja tak cukup.
"Saya mau mengikuti gayanya dia, tapi tidak biasa. Saya akhirnya mengembangkan permainan saya sendiri," akunya. Butuh waktu lama baginya untuk menemukan ciri khas itu.
Dan pilihan itu ternyata tepat. Dedikasinya membawanya meraih berbagai gelar bergengsi. Kini, Hendra Setiawan bukan lagi pengekor. Ia telah menjadi legenda yang justru menginspirasi generasi baru.
Artikel Terkait
Yuran Fernandes Resmi Gabung Persebaya, Reuni dengan Bernardo Tavares demi Gelar Juara
Garudayaksa FC Dikabarkan Buru Pratama Arhan dan Witan Sulaeman, Siap Gempur Dominasi Super League
PSM Makassar Segera Tunjuk Pelatih Asing Baru sebagai Langkah Awal Bangkit dari Dasar Klasemen
Persebaya Mulai Bangun Era Baru, Yuran Fernandes Jadi Rekrutan Perdana Bernardo Tavares