Pesawat Kargo Militer Turki C-130 Jatuh di Perbatasan, 20 Personel Tewas

- Selasa, 11 November 2025 | 23:15 WIB
Pesawat Kargo Militer Turki C-130 Jatuh di Perbatasan, 20 Personel Tewas

Pesawat Kargo Militer Turki C-130 Jatuh di Perbatasan, 20 Personel Diduga Tewas

Sebuah pesawat kargo militer Turki jenis C-130 Hercules dilaporkan jatuh di kawasan perbatasan antara Georgia dan Azerbaijan. Insiden penerbangan ini diduga menewaskan seluruh 20 personel yang berada di dalam pesawat, termasuk para awak kabin.

Kronologi Jatuhnya Pesawat Militer Turki

Menurut pernyataan resmi Kementerian Pertahanan Turki, pesawat tersebut mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan pulang menuju Turki setelah melakukan misi di Azerbaijan. Kejadian ini terjadi pada Selasa, 11 November 2025. Saat ini, operasi pencarian dan penyelamatan masih aktif dilakukan di lokasi kejadian.

Rekaman Video dan Kondisi di Lokasi Kejadian

Sejumlah rekaman video yang beredar di media lokal Azerbaijan memperlihatkan detik-detik pesawat berputar tak terkendali di udara sebelum akhirnya menghujam tanah. Gambar yang terekam menunjukkan kepulan asap hitam pekat membumbung tinggi dari lokasi jatuhnya pesawat. Puing-puing pesawat yang hangus terbakar juga terlihat di area kecelakaan.

Respon Pemerintah Turki dan Presiden Erdogan

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, telah menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam atas musibah ini. Dalam pidatonya di Ankara, Erdogan menyebut para korban sebagai "martir" yang gugur dalam menjalankan tugas negara. Ia berjanji untuk menangani dampak kecelakaan ini secara maksimal dan mendoakan arwah para korban.

Mengenal Pesawat C-130 Hercules

C-130 Hercules merupakan pesawat angkut militer turboprop dengan empat mesin yang sangat handal. Pesawat ini terkenal karena kemampuannya untuk beroperasi di landasan pacu yang tidak dipersiapkan secara khusus. Rancangan serbaguna pesawat C-130 memungkinkannya untuk digunakan dalam berbagai misi, termasuk pengangkutan kargo dan pasukan, operasi tempur, serta misi pengintaian udara. Hingga saat ini, C-130 tetap menjadi tulang punggung angkutan udara taktis di banyak angkatan udara dunia.

Investigasi menyeluruh akan dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti dari kecelakaan pesawat militer Turki yang tragis ini.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar