Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menyambut positif usulan penganugerahan gelar pahlawan nasional untuk Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Ia menegaskan bahwa kontribusi Gus Dur dalam memperkuat demokrasi Indonesia layak dihargai.
"Kita bangga dan bersyukur atas usulan tersebut. Gus Dur merupakan tokoh kunci yang memukul gong terakhir bagi tegaknya reformasi dan demokrasi di Indonesia," ujar Cak Imin usai menghadiri lomba baca kitab kuning di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Minggu (9/11/2025).
Ketika ditanya mengenai pro-kontra pemberian gelar serupa kepada mantan Presiden Soeharto, Cak Imin memilih bersikap netral. Ia menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada otoritas yang berwenang.
"Mengenai siapa saja yang layak mendapat gelar pahlawan, kita serahkan sepenuhnya kepada pertimbangan Dewan Gelar. Sebagai menteri, saya tidak dapat berkomentar lebih lanjut mengenai dukungan untuk kandidat tertentu," pungkasnya.
Artikel Terkait
Polda Riau Bentuk Tim Gabungan Usut Pembunuhan Gajah Sumatera di Pelalawan
Menteri Prasetyo Tegaskan BUMN Baru untuk Aset Sitaan Bukan Persaingan dengan Swasta
DPR Soroti Dua Sisi Rencana Penerapan WFA bagi ASN Saat Lebaran
Napoli Tersingkir Dramatis, Como 1907 Lolos ke Semifinal Coppa Italia Lewat Adu Penalti