Pramono Anung Bantah Isu Warga Baduy Ditolak Rumah Sakit di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara tegas membantah informasi viral yang menyebut seorang warga Baduy bernama Repan (16) ditolak rumah sakit di Jakarta karena tidak memiliki KTP. Ia menegaskan bahwa tidak pernah ada penolakan dan kejadian tersebut bermula dari kesalahpahaman komunikasi.
"Jadi, untuk warga Baduy, tidak benar ada penolakan dari rumah sakit," tegas Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/11/2025).
Pemprov DKI Turun Tangan Pastikan Pelayanan Kesehatan
Menanggapi laporan yang viral, Pramono Anung menjelaskan bahwa Pemprov DKI langsung mengambil langkah dengan memanggil Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa pelayanan kesehatan bagi warga Baduy tetap berjalan tanpa hambatan.
Artikel Terkait
PT Wana Rimba Nusantara Buka Lowongan Finance & Administration Officer hingga 23 April 2026
Polisi Janji Usut Bandar Narkoba Usai Aksi Warga Bakar Rumah di Rokan Hilir
ADA Band Rilis Selalu Ada, Refleksi Kedewasaan Setelah Tiga Dekade Berkarya
Lebaran Betawi 2026 Ramaikan Lapangan Banteng, Usung Tema Perkokoh Persatuan