Truk Sumbu Tiga Masih Nekat Melintas di Tol Saat Nataru
Larangan itu sudah jelas. Tapi faktanya, di sepanjang jalan tol saat libur Natal dan Tahun Baru, masih saja terpantau truk besar sumbu tiga melaju. Irjen Agus Suryonugroho dari Kakorlantas Polri tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Menurutnya, ini soal keselamatan bersama yang tak bisa ditawar.
“Kami dapat laporan, masih ada beberapa kendaraan sumbu 3 yang melintas,” ujar Agus kepada awak media di Cawang, Jakarta Timur, Kamis siang.
Suaranya tegas. Dia langsung mengaku sudah mengontak Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, untuk urusan ini. Koordinasi darurat, bisa dibilang begitu. Tujuannya satu: mengingatkan kembali larangan itu demi keamanan pemudik.
“Saya sudah koordinasi dengan Pak Menteri. Kami minta, untuk sementara, kendaraan sumbu tiga ini jangan dulu masuk tol,” jelasnya lebih lanjut.
“Dengan begitu, keselamatan dan kelancaran perjalanan masyarakat di akhir tahun ini benar-benar bisa kita jaga seoptimal mungkin.”
Di sisi lain, ada kabar yang cukup melegakan. Agus menyebut sampai hari ini, tak ada insiden besar yang tercatat selama arus mudik Nataru. Situasinya relatif kondusif. Tapi dia enggan berpuas diri. Harapannya, kondisi aman ini bertahan sampai semua pemudik tiba di rumah masing-masing dengan selamat.
“Laporan kejadian menonjol? Nihil, sampai saat ini. Mari kita jaga bersama agar semuanya tetap aman dan lancar sampai tujuan,” pungkasnya.
Nada waspada masih terasa. Larangan untuk truk tronton dan sejenisnya jelas punya alasan kuat mencegah kemacetan parah dan potensi kecelakaan di saat volume kendaraan membludak. Pelanggaran aturan ini, sekecil apa pun, tetap jadi perhatian serius.
Artikel Terkait
AS dan Iran Saling Tembak di Selat Hormuz, Ketegangan di Jalur Minyak Dunia Kembali Memuncak
Lurah di Pangkep Diduga Digerebek di Penginapan Bersama Staf Perempuan, Satpol PP: Tak Ada Bukti Pelanggaran Pidana
KPAI: Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Masuk Situasi Darurat, Pimpinan Padepokan di Pekalongan Jadi Tersangka
Polisi Ungkap Foto Pocong Bawa Parang Saat Mati Listrik di Siak Hanya Hoaks Buatan Siswa SMA