Kamadulin berharap model pemberdayaan masyarakat berkelanjutan yang diterapkannya di Desa Sermong dapat diadopsi dan direplikasi di daerah lain. Hal ini dinilainya sebagai kunci untuk meningkatkan perekonomian masyarakat secara luas.
"Pengalaman memberdayakan masyarakat secara berkelanjutan ini bisa dipakai di tempat lain. Saya melihat banyak program yang hanya bertahan sebentar. Alhamdulillah, yang kami jalani ini berkelanjutan," tambahnya.
Ia menekankan kembali bahwa pondasi ekonomi dimulai dari hal-hal kecil di tingkat desa. Peningkatan ekonomi desa, menurutnya, akan berbanding lurus dengan terwujudnya masyarakat yang sejahtera.
"Ekonomi itu tumbuh dari desa, dari hal-hal kecil. Harapan saya, masyarakat bisa hidup sejahtera. Jika sudah sejahtera, maka kondisi ekonomi pun akan aman," pungkas Brigpol Kamadulin.
Artikel Terkait
Arus Balik H+2 Lebaran Picu Sistem Satu Arah 9 Jam di Jalur Puncak
Harga Emas Pegadaian Anjlom Signifikan, Emas 1 Gram Turun Rp71 Ribu
Menhub Imbau Pengusaha Logistik Patuhi Aturan Truk Saat Puncak Arus Balik Lebaran
China Desak Warganya Segera Tinggalkan Israel, Siapkan Evakuasi via Mesir