Seorang pekerja bernama Danu menjadi saksi kunci ledakan yang menghancurkan sebuah rumah mewah di perumahan Grand Polonia, Medan, Sumatera Utara, pada Senin (20/7/2026). Ia mengaku mendengar suara teriakan perempuan meminta tolong dan melihat seorang bayi berlumuran darah di lantai atas rumah tersebut.
Saat kejadian, Danu tengah bekerja di rumah tetangga. Tiba-tiba, ia melihat kilatan cahaya putih diikuti suara ledakan keras. "Hitungan per detik, ada cahaya putih, terus langsung muncul ledakan," ujarnya.
Danu segera keluar dan menemukan seorang sopir yang sedang melintas tertimpa material bangunan. Saat menolong sopir itu, ia mendengar teriakan perempuan dari dalam rumah, meski hanya sebentar. "Ada suara perempuan juga, nggak lama (teriakan)," katanya.
Tak hanya itu, Danu juga melihat seorang bayi di lantai atas dalam kondisi berlumuran darah. Ia pun meminta bantuan tukang bangunan di lokasi untuk mengevakuasi bayi tersebut. "Ada di atas itu... saya lihat di atas itu ada anak bayi, berlumuran darah. Makanya saya minta tolong ke tukang bangunan," jelasnya.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab ledakan masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Artikel Terkait
Kemendagri Pastikan Penanganan Tuberkulosis Masuk Prioritas Perencanaan dan Anggaran Daerah
Ledakan Rumah Mewah di Medan Tewaskan Dua Orang, Satu Korban Masih Tertimbun
Korban Ledakan Gas di Medan Bertambah Jadi Dua Orang
400 Personel Dikerahkan Cari Dua Korban Ledakan di Rumah Mewah Medan