Tempat pembuangan akhir (TPA) Cipayung, Depok, terbakar pada Kamis malam, 16 Juli 2026. Api sempat membesar dan diduga dipicu oleh gas metana dari tumpukan sampah. Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, menyatakan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut.
"Jadi memang ada titik api muncul, kemudian membesar mungkin karena ada gas metana di sekitar situ, jadi seperti langsung apinya langsung membesar, menjalar seperti itu," kata Chandra saat ditemui di lokasi, Jumat (17/7/2026).
Penyebab kebakaran masih diselidiki. Polres Depok telah memeriksa beberapa saksi dan rekaman CCTV. "Dari titik mulainya api memang terlihat tidak ada orang di situ," ujar Chandra.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 19.30 WIB. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Depok, Reni Siti, mengatakan titik api berasal dari timbunan sampah bagian bawah. "Dari bawah kayaknya (titik api)," katanya.
Api berhasil dipadamkan pada pukul 22.52 WIB. Reni menambahkan bahwa pihaknya masih menginvestigasi penyebab pasti kebakaran. "Karena kan memang di sini kita sebetulnya ada patroli juga. Nah, jadi kita bisa antisipasi, bisa segera kita lokalisir, jadi tidak menyebar," ungkapnya.
Artikel Terkait
Pemkot Depok dan KLH Siapkan Antisipasi Cegah Kebakaran Berulang di TPA Cipayung
Kebakaran TPA Cipayung Depok Padam, Aktivitas Berangsur Normal
Kebakaran TPA Cipayung Depok Berhasil Dipadamkan, Petugas Masih Bersiaga
TPA Cipayung Overload, Pemkot Depok Minta Damkar Siram Dua Kali Sehari