Tentara Iran melancarkan serangan drone yang menargetkan pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Bahrain pada fase ke-11 operasi 'Saegheh'. Serangan ini merupakan respons atas tindakan AS yang dianggap menyerang infrastruktur sipil dan warga sipil di Iran.
Dalam pernyataan resmi, tentara Iran menyebut Pangkalan Udara Al-Sakhir menjadi sasaran. Pangkalan tersebut diketahui menjadi tempat helikopter militer AS dan pesawat pengintai P-8. Drone kamikaze jenis Arash digunakan dalam serangan ini.
Serangan balasan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Teheran dan Washington. Tentara Iran berjanji akan memberikan tanggapan 'cepat dan tegas' terhadap setiap tindakan permusuhan lebih lanjut. Mereka memperingatkan bahwa kesalahan perhitungan terhadap tekad Iran atau kemampuan militer angkatan bersenjata dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) akan membawa 'biaya yang besar'.
Sementara itu, sirene serangan udara berbunyi di seluruh Bahrain. Kementerian Dalam Negeri Bahrain mendesak warga dan penduduk untuk tetap tenang dan menuju ke tempat aman terdekat.
Artikel Terkait
AS Kembali Gempur Iran Malam Keenam, Targetkan Bandar Abbas dan Pusat Komando
AS Lancarkan Serangan ke Iran, Targetkan Jembatan dan Infrastruktur Transportasi
Jurnalis Pro-Palestina Pamer Harga Bensin Murah di Iran, Netizen Justru Soroti Akun Pengikut Netanyahu
AS Serang Bandara, Stasiun Kereta, dan Jembatan di Iran, 3 Tewas