Wamendagri Dorong Pemda Perkuat PKK demi Sukseskan Asta Cita

- Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:20 WIB
Wamendagri Dorong Pemda Perkuat PKK demi Sukseskan Asta Cita

Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk menekankan pentingnya pemerintah daerah memperkuat Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK). Menurutnya, organisasi ini bisa menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045.

Ribka menyebut TP PKK memiliki jaringan yang luas hingga tingkat keluarga, sehingga menjadi ujung tombak berbagai program pembangunan di masyarakat. Organisasi ini telah tumbuh dan berkarya hingga ke desa-desa.

Penguatan peran TP PKK dinilai krusial, terutama dalam mendukung pembangunan keluarga, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

"TP PKK menjadi sebuah organisasi yang dapat menggerakkan potensi masyarakat yang ada di daerah, di seluruh pelosok di Indonesia," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/7/2026).

Hal itu disampaikan Ribka saat mewakili Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian pada Puncak Peringatan ke-54 Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK. Mengusung tema 'Kuatkan 10 Program Pokok PKK, Laksanakan Asta Cita, Wujudkan Indonesia Emas 2045', kegiatan ini digelar di Hotel Claro, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Ribka menekankan pemda perlu memberikan dukungan terhadap pelaksanaan program PKK, termasuk melalui penyediaan anggaran yang memadai. Kementerian Dalam Negeri telah menerbitkan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kepmendagri) Nomor 900.1-861 Tahun 2026 yang mengarahkan pemda untuk mengalokasikan anggaran bagi pembiayaan program PKK di daerah.

"Kami melalui Kepmendagri Nomor 900 tahun 2026 telah mengarahkan pemerintah daerah untuk menyiapkan anggaran khusus untuk pembiayaan kepada seluruh program PKK di daerah," katanya.

Ribka mengungkapkan dukungan pemda menjadi faktor penting dalam memastikan program-program PKK berjalan optimal. Ia menegaskan efisiensi anggaran tidak boleh mengurangi komitmen daerah dalam mendukung pelaksanaan program PKK yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

"PKK menjadi sebuah urusan penting yang perlu didukung oleh APBD," tegasnya.

Ribka juga mengapresiasi dedikasi TP PKK Pusat beserta seluruh jajaran TP PKK di Indonesia yang selama ini berkontribusi dalam memberdayakan keluarga dan masyarakat. Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemda, dan TP PKK semakin kuat sehingga 10 Program Pokok PKK dapat berjalan optimal.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, serta Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Taruna Ikrar. Hadir pula Pelindung TP PKK Selvi Gibran Rakabuming yang didampingi jajaran Solidaritas Perempuan Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih, Ketua Umum TP PKK Tri Tito Karnavian, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, jajaran TP PKK provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia, serta pejabat terkait lainnya.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags