Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, mengungkapkan pesan Presiden Prabowo Subianto terkait penanganan perkara dugaan korupsi yang melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Prabowo menginginkan seluruh aparat penegak hukum tetap solid dan bekerja maksimal.
"Pokoknya kalau Pak Prabowo kan pasti penginnya para penegak hukumnya solid ya, all out. Dan tadi kita sudah bahkan sudah komit kita solid. Saya pertemukan Kortas sama Jampidsus, insyaallah solid," kata Habiburokhman di Kompleks Senayan, Jakarta, Sabtu (11/7/2026).
Komisi III DPR RI memutuskan membentuk Panitia Kerja (Panja) untuk mengawal penanganan perkara yang menyeret Febrie Adriansyah. Habiburokhman mengatakan panja akan memanggil seluruh pihak yang berkaitan dengan kasus tersebut.
"Semua dipanggil," ujarnya saat ditanya pihak-pihak yang akan dipanggil Panja Komisi III.
Dia menegaskan Panja dibentuk sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPR terhadap aparat penegak hukum. Menurutnya, Komisi III tidak akan terlibat dalam penyidikan, tetapi hanya mengawasi agar seluruh proses berjalan secara transparan dan akuntabel.
"Bukan dilibatkan. Kami ini pengawas mereka. Kami beda level, kami di atasnya mereka. Kita akan mengawasi langsung," tegasnya.
Habiburokhman menyebut Komisi III siap hadir saat proses penggeledahan maupun pemeriksaan apabila diperlukan. Menurutnya, langkah itu dilakukan untuk menghindari munculnya tudingan atau fitnah dalam proses penegakan hukum.
"Ya, betul, hadir. Biar tidak ada fitnah, jangan sampai ada uang yang ditukar. Jangan-jangan batangan emasnya ditukarkan dengan isinya cokelat," imbuhnya.
Artikel Terkait
Kejagung Terima Pelimpahan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dari Polri
Kortastipidkor Polri Tetapkan Mantan Jampidsus dan Pengusaha sebagai Tersangka Korupsi dan Pencucian Uang
PDIP dan PAN Desak Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dihukum Mati
Habiburokhman: Prabowo Ingin Penegak Hukum Solid Tangani Tiga Kasus Korupsi