Polda Riau menuntaskan pembangunan 80 Jembatan Merah Putih Presisi pada tahap II di sejumlah kabupaten/kota se-Provinsi Riau. Dengan rampungnya proyek ini, total jembatan yang telah dibangun oleh Polda Riau mencapai 110 unit di berbagai pelosok daerah.
Peresmian 80 jembatan tersebut akan dilakukan secara serentak oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada Selasa, 7 Juli 2026, bertepatan dengan momentum Hari Bhayangkara ke-80. Acara utama dipusatkan di Kota Dumai, tepatnya di Kecamatan Dumai Selatan. Jembatan yang diresmikan di lokasi tersebut menghubungkan Jalan Perintis RT 02 Kelurahan Bumi Ayu dengan Jalan Bukit Datuk Lama RT 03 Kelurahan Bukit Datuk.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan telah melakukan pengecekan langsung ke lokasi pada Jumat, 3 Juli 2026, untuk memastikan kesiapan operasional jembatan. Menurutnya, pembangunan ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolri dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan konektivitas antardesa.
"Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini adalah bukti nyata bahwa Polri tidak hanya hadir untuk menegakkan hukum, tetapi juga hadir membantu masyarakat dalam mewujudkan konektivitas," kata Irjen Herry, Sabtu (4/7/2026). Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran, mitra kontraktor, dan masyarakat atas kolaborasi yang terjalin.
"Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polres Dumai, tim teknis, mitra kontraktor, serta seluruh jajaran yang telah bekerja keras dengan penuh dedikasi di lapangan. Ini adalah wujud pengabdian tanpa batas kita untuk masyarakat," ujarnya.
Sejarah dan Rehabilitasi
Jembatan di Dumai Selatan memiliki sejarah panjang. Dibangun secara swadaya oleh masyarakat pada 1984, jembatan kayu itu sempat direnovasi pemerintah daerah sepuluh tahun kemudian. Namun, seiring waktu, material kayu lapuk dan tidak lagi memadai. Pada awal Juni 2026, Polda Riau bersama elemen masyarakat dan Yayasan 10.11 Putra Peduli merenovasi total jembatan tersebut dengan mengganti seluruh struktur utama menggunakan material besi agar lebih kokoh dan aman.
Kapolres Dumai AKBP Angga Herlambang mengatakan rehabilitasi jembatan pada 2026 menjadi sangat krusial karena posisinya sebagai urat nadi akses menuju berbagai fasilitas umum dan pusat pendidikan di Dumai Selatan. "Jembatan penghubung antar kelurahan tersebut merupakan akses utama warga ke kantor Camat Bumi Ayu, kantor KUA, Puskesmas Bumi Ayu, dan Lembaga Pemasyarakatan," kata Angga, Sabtu (4/7/2026).
Jembatan itu juga menjadi akses bagi anak-anak menuju sekolah, seperti SMKN 002, MAN Negeri 01, MTs, SMP dan SMA Lancang Kuning, SDN 008 Bumi Ayu, SDN 004 dan SDN 019, hingga Universitas Lancang Kuning. "Dengan struktur baru berbahan besi, Jembatan Merah Putih kini siap menjamin keselamatan, memperlancar arus lalu lintas, serta mendukung aktivitas pelayanan publik dan pendidikan bagi masyarakat Kecamatan Dumai Selatan secara berkelanjutan," jelasnya.
Dansat Brimob Polda Riau selaku Kasatgas Darurat Jembatan, Kombes I Gede Metut Adi Wibawa, menambahkan bahwa pembangunan jembatan tersebut memakan waktu 73 hari dengan melibatkan puluhan personel gabungan dari Brimob Polda Riau, Polres Dumai, dan elemen masyarakat. "Jembatan tersebut kini dapat memangkas waktu perjalanan 15 menit," kata Kombes Ketut.
Artikel Terkait
1.126 Personel Polda Riau Naik Pangkat, Kapolda Ingatkan soal Narkoba
Green Policing Polda Riau: Polisi Gandeng Pemuda Jaga Lingkungan
Polda Riau Terima Penghargaan Nugraha Sakanti, Plt Gubernur: Kebanggaan Masyarakat
Presiden Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-80 Polri di Cikeas, Sejumlah Momen Menarik Mewarnai Perayaan