Gerindra Fokus Kawal Program Prabowo, Respons Safari Politik Jokowi

- Rabu, 01 Juli 2026 | 11:55 WIB
Gerindra Fokus Kawal Program Prabowo, Respons Safari Politik Jokowi

Juru Bicara Partai Gerindra, Bahtra Banong, menegaskan partainya saat ini fokus mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto, menyusul dimulainya safari politik mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke sejumlah daerah. Menurut Bahtra, Gerindra belum memikirkan dinamika politik jangka pendek dan memilih berkonsentrasi pada kerja untuk rakyat.

"Concern Gerindra sampai sejauh ini, ya tentu kini ketua umum kami adalah juga presiden, jadi concern kami adalah bagaimana mengawal agenda program prioritas Presiden Prabowo. Dan tentu kita juga karena pemilu masih lama, kita concern dulu lah bekerja untuk rakyat," kata Bahtra kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (1/7/2026).

Bahtra menegaskan bahwa Gerindra belum memikirkan langkah politik ke depan terkait safari Jokowi. "Jadi Gerindra belum apa namanya memikirkan ke arah sana, karena Gerindra betul-betul agar bagaimana program-program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo bisa sukses, berhasil, dan dirasakan dampaknya oleh seluruh masyarakat," ucapnya.

Meski demikian, ia memastikan hubungan antara Prabowo dan Jokowi tetap baik. Ia merujuk pada kunjungan putra Prabowo, Didit, ke kediaman Jokowi sebagai bukti komunikasi yang terjalin. "Saya pikir komunikasi Pak Prabowo dengan Pak Jokowi baik-baik aja ya. Terakhir kan kita lihat ya Mas Didit, putra Pak Prabowo, juga berkunjung ke kediaman Pak Jokowi. Artinya selama ini juga komunikasinya baik-baik aja," ujar dia.

"Dan Pak Prabowo tentu menghargai pemimpin-pemimpin terdahulu tanpa terkecuali siapapun ini ya. Semua mantan-mantan presiden komunikasinya baik, mantan-mantan wakil presiden pun komunikasi Pak Prabowo dengan beliau-beliau baik semua," sambungnya.

Jokowi memulai safari politik keliling Indonesia beberapa hari lalu. Destinasi pertamanya adalah Provinsi Lampung, dan selanjutnya direncanakan mengunjungi Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags