BRI Rincikan Cicilan KUR Rp60 Juta, dari Rp1,3 Juta hingga Rp5,3 Juta per Bulan

- Selasa, 16 Juni 2026 | 03:15 WIB
BRI Rincikan Cicilan KUR Rp60 Juta, dari Rp1,3 Juta hingga Rp5,3 Juta per Bulan

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) atau BRI menghadirkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai salah satu solusi permodalan bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program ini menawarkan keunggulan berupa subsidi bunga yang rendah, yakni enam persen efektif per tahun.

Belakangan ini, banyak pelaku usaha yang menanyakan skema pinjaman untuk plafon sebesar Rp60 juta. Pertanyaan tersebut muncul seiring dengan kebutuhan modal kerja yang semakin meningkat di kalangan pengusaha kecil. Berdasarkan informasi dari laman resmi BRI, berikut rincian angsuran yang perlu diketahui.

Untuk pinjaman Rp60 juta, cicilan per bulan bervariasi tergantung pada tenor yang dipilih. Pada jangka waktu 12 bulan, angsuran mencapai Rp5.300.000. Sementara itu, untuk tenor 18 bulan, cicilan menjadi Rp3.633.333 per bulan. Jika memilih tenor 24 bulan, angsuran yang harus dibayarkan sebesar Rp2.800.000 per bulan.

Di sisi lain, tenor yang lebih panjang memberikan keringanan bagi debitur. Untuk jangka waktu 36 bulan, cicilan bulanan adalah Rp1.966.667. Adapun untuk tenor 48 bulan, angsuran turun menjadi Rp1.550.000 per bulan. Pilihan tenor terlama, yakni 60 bulan, menawarkan cicilan paling ringan, yaitu Rp1.300.000 per bulan.

Proses pengajuan KUR BRI dapat dilakukan melalui dua jalur, yaitu secara daring dan langsung di kantor cabang. Bagi yang memilih jalur online, langkah pertama adalah mengakses laman pengajuan KUR BRI. Pengguna baru perlu mendaftar dengan membuat akun terlebih dahulu, sementara pengguna yang sudah memiliki akun cukup masuk menggunakan surel yang terdaftar.

Setelah berhasil masuk, pemohon harus memverifikasi surel bagi pengguna baru agar akun dapat diaktifkan. Langkah selanjutnya adalah memilih menu “Ajukan Pinjaman KUR” dan membaca syarat serta ketentuan yang berlaku. Pemohon kemudian diminta untuk mengisi data diri secara lengkap dan benar, mengunggah dokumen pendukung, serta memasukkan detail pinjaman seperti nominal dan jangka waktu. Fitur “Hitung Angsuran” tersedia untuk melihat simulasi cicilan sebelum mengirimkan pengajuan.

“Tunggu informasi lebih lanjut terkait persetujuan atau penolakan dari pihak bank,” demikian bunyi petunjuk dalam laman resmi BRI.

Sementara itu, bagi yang memilih pengajuan secara langsung, pemohon perlu menyiapkan dokumen seperti KTP, Kartu Keluarga, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), serta buku tabungan BRI. Setelah itu, calon debitur dapat mendatangi kantor cabang BRI sesuai domisili untuk mengisi formulir pengajuan kredit. Proses verifikasi data dan wawancara akan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. Apabila pengajuan disetujui, pihak bank akan menghubungi pemohon untuk tahap pencairan dana.

Untuk dapat mengajukan KUR BRI, sejumlah syarat harus dipenuhi. Calon debitur harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah. Identitas resmi seperti KTP, Kartu Keluarga, dan surat izin usaha wajib disertakan. Khusus untuk pinjaman di atas Rp50 juta, NPWP menjadi dokumen yang diperlukan.

Selain itu, pemohon harus memiliki usaha yang bersifat produktif dan layak, serta telah menjalankan usaha secara aktif minimal selama enam bulan. Dokumen legalitas usaha, baik berupa izin usaha maupun surat keterangan izin usaha dari pihak berwenang, juga harus disiapkan. Persyaratan lainnya adalah tidak sedang menerima kredit dari perbankan, kecuali kredit konsumtif seperti KPR, KKB, dan kartu kredit. Calon debitur juga harus bersedia mengikuti ketentuan yang berlaku terkait batas plafon pinjaman serta tenor sesuai dengan jenis KUR yang dipilih.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar