Warga bersama personel TNI dan Polri menggerebek tempat transaksi obat keras golongan G di kawasan Jalan Inspeksi Banjir Kanal Timur (BKT), Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, setelah menerima banyak laporan tentang aktivitas mencurigakan yang meresahkan.
Salah seorang warga, Ipit Purwanto, mengungkapkan bahwa kecurigaan muncul setelah mereka melihat tumpukan obat dalam jumlah besar di lokasi tersebut. "Kami melihat dan mendengar informasi dari masyarakat bahwa ada banyak obat di lokasi itu. Awalnya kami tidak tahu obat apa, kemudian bersama polisi dan TNI kami melakukan pengecekan, penggerebekan," katanya, Selasa, 9 Juni 2026.
Dalam penggerebekan itu, petugas berhasil mengamankan ratusan butir obat keras, sejumlah uang tunai yang diduga hasil penjualan, serta satu unit kendaraan bermotor yang ditinggalkan para pelaku saat melarikan diri. Saat penggerebekan berlangsung, tiga orang terduga pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi.
Warga telah lama mengetahui adanya transaksi obat keras yang berlangsung secara sembunyi-sembunyi di kawasan tersebut. Berdasarkan informasi yang dihimpun, aktivitas jual beli itu diduga terjadi hampir setiap hari dan semakin meresahkan lingkungan sekitar.
"Kami berharap aparat tidak hanya mengamankan barang bukti, tetapi juga menangkap para pelakunya yang berhasil kabur saat dilakukan pemeriksaan," ungkap Ipit.
Seluruh barang bukti kini diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Kasus ini ditangani oleh Polsek Duren Sawit. Polisi terus melakukan pengembangan kasus dan memburu para pengedar yang masih buron.
Artikel Terkait
KPK Tangkap Wakil Menteri Imigrasi Silmy Karim dalam Kasus Pemerasan Izin Tinggal WNA Senilai Rp145,5 Miliar
Pemerintah Akan Gunakan AI dan Identitas Digital Tunggal untuk Tepat Sasarkan Bansos
Kader PPP dari Tiga Wilayah Laporkan Empat Petinggi Partai ke Polda Metro Atas Dugaan Pemalsuan Data
Gubernur Jabar Minta Masyarakat Aktif Awasi SPMB 2026 dan Laporkan Kecurangan dengan Bukti Lengkap