Sekretaris Daerah Kabupaten Karawang, Asep Aang Rahmatullah, mengungkapkan fakta mengejutkan terkait penggerebekan pesta gay di Helen's Night Mart, Karawang. Mayoritas peserta yang terlibat dalam acara tersebut ternyata masih di bawah umur.
Peristiwa itu berlangsung pada Sabtu malam, 6 Juni 2026, dan kini tengah ditangani secara serius oleh lintas sektor. Menanggapi kejadian tersebut, Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Karawang langsung bergerak cepat pada keesokan harinya, Minggu, 7 Juni 2026. Puncaknya, penyegelan resmi dilakukan pada Senin siang, 8 Juni 2026, untuk menghentikan operasional lokasi tersebut.
"Ini sudah kita tangani dengan Forkopimda, saat ini Polres tengah melakukan upaya penyelidikan. Kita berbicara kronologis dulu. Kejadian dari malam Minggu, Minggu siangnya viral, dan kami langsung bergerak cepat meminta Kasatpol PP untuk mengkonfirmasi dan memastikan lokus peristiwa ini," kata Aang di Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Karawang, Selasa, 9 Juni 2026.
Berdasarkan hasil konfirmasi dari pihak Satpol PP, pengelola Helen's Night Mart Karawang mengakui bahwa peristiwa tersebut benar-benar terjadi. Atas dasar pengakuan itu, Pemerintah Kabupaten Karawang mengambil langkah tegas dengan melakukan penyegelan sementara tanpa batas waktu yang ditentukan.
Sementara itu, menyikapi persoalan sosial ini, Pemkab Karawang tidak tinggal diam. Upaya pembinaan kini tengah dirancang dengan melibatkan kolaborasi lintas instansi, mulai dari Dinas Sosial, DP3A, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, hingga DPPKB.
"Nah, saat ini kami berupaya melakukan pembinaan ke depan. Penanganan kasus LGBT ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, karena mayoritas pelaku dalam video ini merupakan remaja di bawah umur," ucap Aang.
Artikel Terkait
DPR Sahkan Revisi UU Polri, Hanya 20 Substansi yang Diubah
KPK dan Polri Lakukan Investigasi Bersama, Bupati Muara Enim Ditangkap dengan Barang Bukti Rp2 Miliar
Sandara Park Rilis Album Solo ‘rePRISM’ pada Juni 2026, Tandai Langkah Perdananya sebagai Artis Independen
Polisi Periksa 70 Saksi dan 687 Korban Lapor dalam Kasus Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel