Tersangka Tabrak Lari Siswa SD di Pandeglang Dilantik Jadi Staf Ahli Bupati, Belum Masuk Kerja karena Sakit

- Rabu, 03 Juni 2026 | 04:35 WIB
Tersangka Tabrak Lari Siswa SD di Pandeglang Dilantik Jadi Staf Ahli Bupati, Belum Masuk Kerja karena Sakit

Seorang tersangka kasus tabrak lari yang menewaskan sejumlah siswa SDN Sukaratu 5, Ahmad Mursidi, resmi dilantik menjadi staf ahli bupati bidang pemerintahan, hukum, dan politik. Namun, hingga saat ini pejabat yang bersangkutan belum juga menjalankan tugasnya karena alasan kesehatan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang, Asep Rahmat, mengonfirmasi bahwa Ahmad Mursidi belum masuk kerja sejak dilantik. “Belum masuk sampai hari ini,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (2/6/2026).

Menurut Asep, pada saat kecelakaan maut itu terjadi, Ahmad Mursidi tengah dalam masa cuti sakit. Kini, kondisi kesehatannya disebut masih belum stabil. “Cutinya sudah habis, tapi Pak Mursidi menyampaikan surat sakit menjalani perawatan di Jakarta, sampai sekarang belum bekerja karena infonya cuci darah seminggu dua kali,” jelas Asep.

Pelantikan Ahmad Mursidi sebagai staf ahli disebut sebagai bagian dari upaya meringankan beban kerja yang sebelumnya diemban di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Asep menegaskan bahwa proses pelantikan telah sesuai dengan aturan yang berlaku dan tidak dimaksudkan untuk mengabaikan proses hukum yang sedang berjalan. “Jadi kami itu hidup bernegara jadi panglimanya aturan, kami juga punya pemikiran yang sama dengan masyarakat, tapi mekanisme harus ditempuh, masalah Pak Mursidi dilantik jadi staf ahli pertimbangan tadi untuk ke pelayanan publik,” tuturnya.

Sebelumnya, Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani melakukan perombakan sejumlah pejabat eselon II di lingkungan pemerintah daerah. Dalam rotasi tersebut, lima pejabat menduduki posisi baru, termasuk Ahmad Mursidi yang masih berstatus tersangka. Prosesi pelantikan digelar di Oproom Setda Pandeglang. Empat pejabat lainnya Yahya Gunawan Kasbin, Hasan Bisri, Gimas Rahadyan, dan Firmansyah dilantik secara langsung, sementara Ahmad Mursidi mengikuti prosesi secara daring.

Dalam sambutannya pada Selasa (26/5) pekan lalu, Bupati Dewi menekankan pentingnya kinerja aparatur di tengah berbagai tantangan ke depan. “Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Pandeglang, kami membutuhkan pejabat yang mampu berlari lebih cepat, bekerja lebih cerdas, dan bergerak lebih kompak. Tantangan ke depan membutuhkan inovasi dan kreativitas,” ucapnya.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar